Rabu, 20 Oktober 2021

Operasi Patuh 2021 di Purbalingga Selesai, Ada 268 Pelanggaran

Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Rizky Widyo Pratomo. (Amin)

Operasi Patuh 2021 yang dilaksanakan selama 14 hari oleh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia telah berakhir pada 3 Oktober 2021. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap bisa tertib lalu lintas, dan juga disiplin Prokes. Selama kegiatan Operasi Patuh 2021, tercatat ada 268 pelanggaran yang ditemukan.


Purbalingga, serayunews.com

Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Rizky Widyo Pratomo menyampaikan, Operasi Patuh Candi 2021 di wilayah hukum Polres Purbalingga secara keseluruhan berjalan dengan aman tertib dan terkendali. Dengan fokus pada kegiatan edukasi masyarakat tertib lalu lintas dan pencegah Covid-19.

“Selama berlangsungnya operasi total ada 268 pelanggaran yang ditemukan. Seluruhnya dilakukan tindakan berupa teguran karena selama pelaksanaan Operasi Patuh Candi tidak dilakukan tilang. Sedangkan kecelakaan terjadi lima kali, termasuk kategori ringan, tidak ada korban jiwa, kerugian material sebesar Rp. 1,6 juta,” kata AKP Rizky, didampingi Kasi Humas Polres Purbalingga Iptu Muslimun, Senin (4/10/2021) siang.

Selain penertiban lalu lintas, Operasi Patuh juga melaksanakan kegiatan penegakkan prokes. Dilaksanakan sebanyak 3327 kali dengan berbagai macam sasaran.

“Ada juga kegiatan sosial berupa pembagian masker sebanyak 5052 dan pembagian sembako sebanyak 511 paket bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan saat Operasi Patuh Candi 2021 Polres Purbalingga juga melaksanakan sejumlah kegiatan inovatif. Kegiatan tersebut diantaranya vaksinasi bagi awak angkutan, vaksinasi mobile bagi pelanggar lalu lintas, safari Jumat di masjid-masjid dan pembagian helm masker dan sembako.

“Selain itu, edukasi tertib lalu lintas dan patuh prokes melalui wayang lalu lintas bagi siswa yang sedang menjalani isolasi terpusat akibat Covid-19 di SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 4 Mrebet,” katanya.

Kasat Lantas mengimbau kepada masyarakat setelah berakhirnya Operasi Patuh Candi 2021 ini, diharapkan tetap menaati ketentuan berlalu lintas. Dengan demikian mampu mencegah terjadinya fatalitas kecelakaan yang diawali dari pelanggaran.

“Termasuk juga kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan 5M untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” kata AKP Rizky.

Berita Terkait

Berita Terkini