Panduan Lengkap Cara Pengisian DRH NI PPPK BGN 2025/Pexels.com
SERAYUNEWS – Selamat bagi Anda yang telah dinyatakan lolos seleksi kompetensi PPPK di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).
Namun, perjuangan belum berakhir. Langkah selanjutnya yang wajib dilewati adalah pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) untuk proses penetapan Nomor Induk (NI) PPPK.
Tahapan ini sangat krusial karena data yang Anda masukkan akan menjadi basis administrasi selama Anda menjabat sebagai ASN.
Kesalahan dalam pengisian atau ketidaklengkapan dokumen dapat menghambat proses pengangkatan Anda sebagai pegawai resmi di BGN.
Mengapa Tahap DRH Sangat Penting bagi Peserta Lolos Seleksi BGN?
DRH adalah dokumen resmi yang merinci profil lengkap Anda, mulai dari riwayat pendidikan, pekerjaan, hingga silsilah keluarga.
Data ini akan divalidasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menerbitkan NI PPPK. Tanpa pengisian DRH yang benar, status kelulusan Anda dianggap tidak sah atau bisa dinyatakan mengundurkan diri secara otomatis.
Jadwal Pengisian DRH NI PPPK Badan Gizi Nasional 2025/2026
Berdasarkan linimasa terbaru, para peserta yang lolos seleksi PPPK BGN Tahap 2 diwajibkan melakukan pengisian DRH secara daring pada:
Periode: 6 Januari hingga 15 Januari 2026.
Laman Resmi: https://sscasn.bkn.go.id.
Panduan Pengisian DRH di Portal SSCASN
Berikut adalah tahapan sistematis yang harus Anda lakukan setelah login menggunakan NIK dan kata sandi:
Konfirmasi Kelulusan: Pilih opsi “Ya” untuk melanjutkan proses pemberkasan.
Pengisian Biodata: Isi data pribadi secara teliti. Gunakan opsi “Lainnya” jika nama wilayah domisili tidak muncul pada sistem.
Riwayat Pendidikan & Pekerjaan: Perbarui data pendidikan terakhir dan cantumkan prestasi atau penghargaan yang pernah diraih.
Data Keluarga & Organisasi: Masukkan data pasangan, anak, orang tua, hingga saudara kandung. Cantumkan juga pengalaman organisasi yang relevan.
Cetak & Tanda Tangan: Unduh “DRH Perorangan” dan “DRH Riwayat”. Cetak, isi bagian yang diminta dengan tulis tangan menggunakan tinta hitam, bubuhkan tanda tangan di atas materai, lalu pindai (scan) kembali menjadi satu file PDF.
Daftar Dokumen Wajib Unggah untuk Penetapan NI PPPK BGN
Pastikan dokumen-dokumen berikut sudah dalam format digital yang jelas dan terbaca:
Pasfoto: Latar belakang merah, pakaian formal terbaru.
Identitas Diri:Scan asli KTP dan Kartu Keluarga (KK).
Legalitas Pendidikan:Scan Ijazah dan Transkrip Nilai asli.
SKCK: Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang masih berlaku.
Kesehatan: Surat sehat jasmani & rohani serta Surat Bebas Narkoba (NAPZA) dari fasilitas kesehatan pemerintah.
Administrasi Lain: NPWP dan Surat Pernyataan 5 Poin bertanda tangan materai Rp10.000.
Tips Menghindari Kegagalan Administrasi Saat Finalisasi DRH
Agar proses berjalan lancar, perhatikan hal-hal berikut:
Kualitas Scan: Hindari menggunakan aplikasi pemindai HP yang menghasilkan gambar buram. Gunakan mesin pemindai (flatbed scanner) agar teks terlihat tajam.
Ukuran File: Pastikan ukuran file PDF tidak melebihi batas maksimal yang ditentukan sistem (biasanya 500kb – 1MB).
Double Check: Periksa kembali nama lengkap, tanggal lahir, dan nomor ijazah sebelum menekan tombol “Akhiri Proses DRH”.
Waktu 10 hari yang diberikan untuk pengisian DRH terasa singkat jika Anda belum menyiapkan dokumen dari sekarang.
Segera lakukan pengurusan SKCK dan tes kesehatan di RSUD setempat agar proses unggah berkas berjalan mulus. Selamat menempuh babak baru sebagai bagian dari Badan Gizi Nasional!***