
SERAYUNEWS– Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan turun langsung memimpin patroli pengecekan jalur mudik serta sejumlah pos pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026 sejak Sabtu (14/3/2026).
Patroli tersebut dilakukan bersama para pejabat utama Polres Wonosobo untuk memastikan kesiapan personel, fasilitas, serta sarana prasarana pengamanan menjelang arus mudik dan libur Lebaran 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pemudik dan wisatawan yang melintas di wilayah Kabupaten Wonosobo.
Dalam pelaksanaannya, patroli dibagi menjadi dua tim guna menjangkau seluruh titik strategis jalur mudik di wilayah Wonosobo.
Tim pertama dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo. Tim ini melakukan pengecekan di beberapa lokasi penting, antara lain:
1. Pos Pengamanan Telaga Menjer
2. Pos Pengamanan Sawangan
3.Pos Pelayanan Terminal Mendolo
4. Pos Terpadu Alun-alun Wonosobo
Sementara itu, tim kedua dipimpin oleh Wakapolres Wonosobo Kompol Agustinus David Putraningtyas. Tim ini bertugas mengecek sejumlah pos lainnya, yaitu:
1. Pos Pengamanan Dieng
2. Pos Pengamanan Gardu Pandang
3. Pos Pengamanan Kertek
Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas serta memastikan fasilitas pelayanan bagi masyarakat berfungsi optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Wonosobo juga memberikan arahan langsung kepada anggota yang bertugas di pos pengamanan maupun pos pelayanan.
Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa arus mudik dan libur Lebaran.
Selain menjaga keamanan lalu lintas, personel juga diminta aktif membantu pemudik yang membutuhkan informasi, bantuan kesehatan, maupun pelayanan kepolisian lainnya.
Selain melakukan pengecekan pos, Kapolres bersama tim juga mensosialisasikan layanan SIPOLAN (Sistem Informasi Polisi Lalu Lintas) kepada personel di lapangan.
Layanan berbasis WhatsApp ini memudahkan masyarakat untuk mengakses berbagai informasi lalu lintas secara cepat melalui telepon seluler.
Melalui SIPOLAN, masyarakat dapat memperoleh informasi seperti:
1. Kondisi terkini jalur mudik
2. Rekayasa lalu lintas
3. Kepadatan kendaraan
4. Layanan kepolisian lainnya
Personel yang bertugas di pos pengamanan juga diminta aktif menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat agar layanan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Layanan SIPOLAN merupakan inovasi dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih modern dan responsif.
Dengan sistem informasi berbasis digital tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi lalu lintas secara real time, sehingga perjalanan mudik menjadi lebih aman, lancar, dan nyaman.
Kehadiran layanan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polantas dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat di era digital.