
CILACAP, SERAYUNEWS – Masa depan energi & lingkungan tidak hanya membutuhkan inovasi teknologi, tetapi juga generasi muda yang berani mengambil peran.
Inilah yang dibawa Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Cilacap, dalam Pertamina Akademi Sekolah Lestari (ASRI) 2026, sebuah program yang digagas Yayasan Berkat Budaya Sejahtera untuk mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam isu keberlanjutan.
Semangat itu terasa dalam talkshow bertema “Jelajah Peluang Karier Hijau di Cilacap” yang digelar di SMK Negeri Nusawungu, Cilacap, Senin (31/8/2026).
Salah satu sosok yang hadir berbagi pengalaman adalah Mohamad Jamaludin, Local Hero binaan Pertamina Patra Niaga RU Cilacap yang aktif mengembangkan energi baru terbarukan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Jamal dipercaya mengelola Desa Energi Berdikari (DEB) Dusun Bondan, Desa Ujungalang, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap. DEB ini memadukan dua inisiatif, Energi Mandiri Tenaga Surya dan Angin (E-Mas Bayu) dan Energi Mandiri Tambak Ikan (E-Mbak Mina).
Sejak 2017, DEB Dusun Bondan menjawab kebutuhan penerangan listrik masyarakat sekaligus membuka peluang pemanfaatan energi terbarukan untuk aktivitas produktif.
Hingga kini, program tersebut telah memberikan manfaat kepada 78 kepala keluarga, 40 rumah, satu sekolah, dan satu sarana ibadah, serta mendukung pengembangan tambak ikan polikultur.
Kehadiran Jamal menjadi bukti bahwa isu energi bersih dan keberlanjutan bukan hanya wacana, namun diwujudkan menjadi solusi nyata serta ruang profesi dan pemberdayaan ekonomi di tingkat masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga RU Cilacap, Agustiawan, menyambut positif Pertamina ASRI 2026 yang memberikan ruang bagi generasi muda mengenal lebih dekat isu keberlanjutan dan peluang karier di dalamnya.
“Kami berkomitmen terus berkontribusi terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Saat industri bergerak menuju praktik yang lebih hijau, ramah lingkungan, serta berorientasi pada energi baru dan terbarukan, terbuka pula peluang karier yang semakin luas,” kata Agustiawan.
Peluang tersebut, kata Agus tidak hanya bagi mereka yang nantinya bekerja di perusahaan energi, namun juga talenta dari berbagai bidang, mulai dari teknologi, teknik, komunikasi, pengelolaan lingkungan, hingga kewirausahaan.
Pertamina ASRI 2026 menjangkau sekitar 300 siswa-siswi dari 100 SMA dan SMK di wilayah Cilacap, Banyumas, dan Purbalingga.
Head of Sustainability Kompas Gramedia sekaligus Direktur Pengembangan SDM & Literasi Yayasan Berkat Budaya Sejahtera, Arki Sudito, mengatakan Pertamina ASRI 2026 kembali hadir untuk mengedukasi siswa SMA/SMK dan guru melalui pembelajaran berbasis platform digital.
“Pertamina ASRI mengangkat tiga fokus utama, yaitu Transisi Energi, Pekerjaan Hijau, dan Komunikasi Berkelanjutan. Ketiganya menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk memahami perubahan yang sedang terjadi dan mengambil peran,” ujar Arki.
Cilacap disebut Arki memiliki modal kuat untuk mengembangkan ekonomi hijau. “Daerah ini memiliki aktivitas dan potensi di berbagai sektor, mulai dari industri dan energi hingga pertanian, perikanan, kawasan pesisir, serta wisata alam,” imbuhnya.
Kolaborasi Pertamina Patra Niaga RU Cilacap dalam Pertamina ASRI menunjukkan, bahwa edukasi keberlanjutan dapat hadir lebih dekat dengan kehidupan generasi muda. Pengalaman nyata Local Hero seperti Jamaludin menjadi jembatan yang mempertemukan pengetahuan di ruang kelas dengan praktik langsung di masyarakat.