
CILACAP, SERAYUNEWS – Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Cilacap, Hermawan Budiantoro, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah di Semarang, Senin (20/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pertamina dengan Kejati, khususnya di bidang layanan dan bantuan hukum.
Dalam kunjungan ini, Hermawan didampingi Pjs. Manager Health, Safety, Security and Environment (HSSE) Adi Firmansyah serta Area Manager Communication, Relations & CSR Agustiawan dan pejabat dari fungsi terkait. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Teguh Subroto, di ruang kerjanya.
Hermawan Budiantoro menyampaikan Kilang Cilacap memiliki peran strategis sebagai salah satu kilang terbesar di Indonesia. Kilang Cilacap bertanggung jawab menyuplai sekitar 34 persen kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional dan sekitar 60 persen kebutuhan BBM di Pulau Jawa.
“Peran Kilang Cilacap sangat penting dan vital dalam menjaga ketersediaan energi nasional. Karena itu, kami perlu membangun kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, agar seluruh operasional perusahaan senantiasa berjalan pada koridor yang benar, khususnya dari perspektif hukum,” ujar Hermawan.
Menurutnya, dukungan pendampingan hukum menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan sekaligus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Teguh Subroto, menyambut baik kunjungan jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga RU Cilacap. Ia mengapresiasi komitmen Pertamina dalam membangun komunikasi dan koordinasi dengan aparat penegak hukum sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan.
Teguh menegaskan bahwa Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah siap bersinergi dan memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki, khususnya dalam layanan dan bantuan hukum, guna mendukung kelancaran operasional objek vital nasional yang memiliki peran strategis bagi ketahanan energi Indonesia.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, ditandai dengan diskusi mengenai berbagai peluang kerja sama yang dapat terus dikembangkan di masa mendatang.
Sinergi antara Pertamina dan Kejaksaan diharapkan mampu memperkuat kepatuhan hukum, mitigasi risiko, serta mendukung keberlangsungan operasional Kilang Cilacap dalam menjalankan tugasnya menjaga pasokan energi bagi masyarakat.