Sabtu, 2 Juli 2022

Pembobol Rumah Tetangga di Purbalingga ini, Bangun Rumah dari Hasil Curiannya, Begini Ceritanya

Kasat Reskrim Polres Purbalingga didampingi Kasi Humas Polres Iptu Muslimun (kanan) dan Kapolsek Mrebet Iptu Edi Surono, saat pres rilis di halaman Mapolres Purbalingga, Jumat (25/03/2022) pagi. Foto Amin

Satreskrim Polres Purbalingga, mengamankan pria berinisial AT (36), warga Desa Cipaku Kecamatan Mrebet. Dia menjadi tersangka pencurian rumah milik Dodi Agus Fitrianto, yang juga warga Desa Cipaku. Tersangka menggunakan uang hasil curiannya, untuk membangun fondasi rumah.


Purbalingga, serayunews.com

Peristiwa pencurian rumah milik Dodi dilaporkan ke Polsek Mrebet pada, 8 Maret 2022 silam. Dodi menyadari rumahnya disatroni maling, saat bangun tidur di pagi hari. Dia mendapati handphone yang sedang dicas di ruang tengah tidak ada di tempatnya. Begitu pun beberapa barang lainnya, termasuk perhiasan emas.

Baca juga  Wagub Jateng Bareng Bupati Tiwi Kunjungi Desa Miskin di Purbalingga, Ini Agendanya

Kasat Reskrim Polres Purbalingga, AKP Gurbacov menyampaikan, laporan masuk pada tanggal 8 Maret 2022. Kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi TKP, dan mengumpulkan informasi dari korban dan saksi. Selanjutnya dilakukan penyelidikan beberapa hari sampai tersangka berhasil dibekuk.

“Pelaku melakukan aksinya pada malam hari, dia beraksi seorang diri,” kata AKP Gurbacov, Jumat (25/03/2022) pagi.

Tersangka AT, masuk ke rumah korban melalui jendela kamar mandi. Sebelumnya dia memanjat tembok keliling terlebih dahulu, setinggi 3 meter. Setelah berada di dalam rumah korban, diketahui penghuni sedang terlelap tidur. Barang pertama yang diambil tersangka adalah handphone yang sedang dicas di ruang tengah.

Baca juga  Perusahaan asal Korea Investasi Rp142 Triliun di Batang

“Melihat ada tas tergantung, ternyata ada uang Rp 3,5 juta. Selanjutnya spekulasi membuka laci lemari, didapati ada perhiasan emas. Total kerugian korban sekitar Rp 9.750.000,” kata Kasat Reskrim.

Sebelum melancarkan aksinya, tersangka AT sudah melakukan pengamatan lokasi. Kepada polisi, AT mengaku pernah menyambangi rumah korban. Hal itulah yang menjadikan AT memiliki inisiatif masuk lewat jendela kamar mandi. “Jadi jendela kamar mandi itu hanya ada framenya, tidak ada jendelanya atau terbuka gitu,” kata Kasat Reskrim.

Setelah ditangkap dan diintrogasi petugas, uang hasil curian sudah tidak ada. Tersangka hanya menyisakan celana kolor. Pengakuannya uang tersebut tidak digunakan untuk foya-foya, namun untuk keperluan pribadi.

Baca juga  Catat! Ini Koridor dan Rute Bus Gratis untuk Kunjungi Sembilan Objek Wisata Pilihan di Banyumas

“Jadi uang hasil mencurinya ada yang dibelanjakan untuk membangun fondasi rumah,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini