
SERAYUNEWS-Sebagai bentuk kepedulian sesama, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyerahkan bantuan tunai senilai Rp60 juta kepada korban bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Kabupaten Banjarnegara.
Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Banjarnegara, Selasa (13/1/2026).
Selain bantuan uang tunai, Pemkab Sleman juga menyerahkan perlengkapan kebutuhan dapur untuk membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari para penyintas bencana. Bantuan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto.
Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Pemkab Sleman terhadap masyarakat Banjarnegara, khususnya warga terdampak longsor Situkung.
“Alhamdulillah, saya mewakili masyarakat Banjarnegara, khususnya warga korban longsor Situkung, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemkab Sleman,” ujar Amalia.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara terus melakukan upaya pemulihan pascabencana, termasuk penyelesaian pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.
Selain itu, Pemkab Banjarnegara juga telah menyalurkan bantuan permakanan dan bantuan tunai secara berkala kepada korban bencana, yakni setiap 10 hari sekali sebesar Rp500 ribu per kepala keluarga (KK).
Sementara itu, Sekda Sleman Susmiarto menegaskan bahwa Pemkab Sleman senantiasa menjalin komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah lain, termasuk Pemkab Banjarnegara, khususnya dalam penanganan kebencanaan.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai instansi pemerintah. Kondisi masyarakat Situkung kini berangsur kondusif dan warga sudah mulai kembali beraktivitas. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan para korban,” katanya.
Bantuan lintas daerah ini menjadi wujud solidaritas dan kolaborasi antar pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana.