Jumat, 21 Januari 2022

Pengelola Parkir di Kemranjen Diberhentikan, Ada Apa?

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banyumas, Agus Nur Hadie (Foto : Hermiana E.Effendi)

Pengelola parkir di Kecamatan Kemranjen, Juminto warga Desa Somakaton untuk sementara diberhentikan sebagai pengelola parkir. Hal tersebut karena yang bersangkutan belum memahami aturan, sehingga para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Pasar Kemranjen juga turut ditarik uang parkir.


Purwokerto, Serayunews.com

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie mengatakan, yang bersangkutan baru ditunjuk sebagai pengelola parkir pada awal bulan Januari ini. Ia berkewajiban untuk menarik parkir pada beberapa titik di wilayah Kemranjen.

Baca juga  Menyedihkan, Bocah Asal Cilacap yang Terseret Ombak di Pantai Suwuk Ditemukan Meninggal, Satu Korban Lain dalam Pencarian

“Jadi yang bersangkutan belum mudeng, kalau parkir kawasan pasar yang kita tarik ya hanya yang berada di bahu jalan. Wilayah pasar bukan termasuk kapasitas Dishub, begitu pula dengan para PKL seharusnya tidak dimintai uang parkir,” jelas Kadishub, Kamis (13/1/2022).

Penarikan uang parkir kepada para PKL ini sempat membuat para pedagang protes. Namun, kasus tersebut sudah diselesaikan hari ini, dengan melakukan dialog bersama antara pengelola, pedagang, warga dengan disaksikan langsung kapolsek Kemranjen.

“Sudah kita selesaikan tadi, langsung dengan kapolsek juga. Intinya pengelola parkir perlu dilakukan edukasi lagi, supaya lebih memahami kawasan mana saja yang menjadi hak pengelolaannya dan mana yang tidak boleh,” kata Agus Nur Hadie.

Baca juga  Resto Plate O Kini Hadir di Banjarnegara, Nikmati Sensasi Menunya 

Terkait surat tuga atas nama Juminto yang ditandatangani oleh Kadishub, Agus membenarkan jika surat tersebut merupakan surat tugas resmi. Hanya saja, karena yang bersangkutan belum memahami objek yang menjadi tugasnya, maka untuk sementara surat tugas tersebut dicabut.

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini