
SERAYUNEWS- Proses Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) 2026 resmi dibuka mulai 5 Januari hingga 7 Februari 2026.
Tahapan ini menjadi gerbang awal bagi satuan pendidikan untuk mendaftarkan siswa terbaiknya mengikuti jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) 2026.
PDSS menjadi elemen krusial karena seluruh data akademik siswa yang diinput sekolah akan menjadi dasar utama seleksi masuk UIN, IAIN, dan STAIN di seluruh Indonesia melalui jalur prestasi tanpa ujian tulis.
SPAN-PTKIN merupakan jalur seleksi nasional berbasis prestasi akademik yang dilaksanakan secara daring dan transparan.
Melalui mekanisme ini, siswa berprestasi berkesempatan melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri tanpa mengikuti tes tertulis.
Seluruh proses pendaftaran dan pengisian PDSS dilakukan secara online melalui laman resmi pdss.ptkin.ac.id, sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Panitia Nasional PMB PTKIN.
Ketua PMB PTKIN 2026, Abd Aziz menegaskan pentingnya ketelitian dan ketepatan waktu dalam pengisian PDSS oleh pihak sekolah.
“Kami mengimbau kepala madrasah, kepala sekolah, dan operator agar tidak menunda pengisian PDSS hingga batas akhir. Validitas data prestasi akademik siswa sangat menentukan hasil seleksi SPAN-PTKIN,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa nilai rapor dan data pendukung prestasi harus diinput secara jujur, lengkap, dan akurat agar tidak merugikan hak siswa.
Selain itu, siswa kelas XII diminta aktif berkoordinasi dengan sekolah untuk memastikan data PDSS telah diinput dengan benar dan difinalisasi tepat waktu.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Amin Suyitno, menyampaikan bahwa sistem PDSS SPAN-PTKIN 2026 telah disempurnakan guna meningkatkan kualitas layanan dan meminimalkan kendala teknis.
“SPAN-PTKIN 2026 merupakan wujud komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi keagamaan Islam yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan,” ujarnya.
Menurutnya, proses seleksi yang transparan dan akuntabel menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi unggul melalui pendidikan Islam.
Berikut jadwal resmi PDSS SPAN-PTKIN 2026:
⦁ Pendaftaran PDSS: 5 Januari – 7 Februari 2026
⦁ Pengisian, Verifikasi, dan Finalisasi PDSS: 5 Januari – 9 Februari 2026
Sekolah wajib menyelesaikan proses finalisasi PDSS agar siswa dapat mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
1. MA / MAK: Madrasah Aliyah / Madrasah Aliyah Kejuruan
2. SMA: Sekolah Menengah Atas
3. SMK: Sekolah Menengah Kejuruan
4. PDF: Pendidikan Diniyah Formal
5. PKPPS: Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah
6. Satuan Pendidikan Muadalah Mu’allimin
7. Satuan Pendidikan Muadalah Salafiyah
8. Satuan pendidikan sederajat yang memiliki NPSN
Sekolah bertanggung jawab menginput nilai rapor siswa yang akan mengikuti jalur SPAN-PTKIN 2026.
Beberapa ketentuan penting yang harus dipenuhi satuan pendidikan antara lain:
1. Memiliki NPSN dan Kode Registrasi Sekolah
2. Kepala sekolah memiliki email dan nomor WhatsApp aktif
3. Registrasi melalui laman pdss.ptkin.ac.id
4. Disarankan menggunakan E-Rapor untuk MA/MAK/SMA/SMK
5. Nilai rapor yang diunggah meliputi:
– Kelas X Semester 1 & 2
– Kelas XI Semester 1 & 2
– Kelas XII Semester 1
6. Wajib mengunggah KKM sesuai ketentuan
7. Pengisian dinyatakan selesai setelah finalisasi PDSS
Untuk informasi layanan dan kebijakan terbaru Kementerian Agama RI, masyarakat dapat mengakses portal resmi kemenag.go.id/layanan, yang menyediakan informasi regulasi, pendidikan keagamaan, agenda nasional, hingga publikasi digital.