
SERAYUNEWS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas kembali memperketat pengawasan internal dengan menggelar penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang disertai pengecekan kuku, Selasa (6/1/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah masuknya handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar), sekaligus menjaga keamanan, ketertiban, serta kesehatan di lingkungan rutan.
Petugas Rutan Kelas IIB Banyumas melaksanakan penggeledahan secara menyeluruh dan terukur dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Selain memastikan kamar hunian steril dari barang terlarang, petugas juga melakukan pengecekan kuku WBP sebagai bagian dari pembinaan kebersihan dan kesehatan sehari-hari.
Kepala Pengamanan Rutan Kelas IIB Banyumas, Ronitua Tambunan, menyebut kegiatan tersebut sebagai agenda rutin untuk memperkuat pengawasan internal.
“Saya berharap kegiatan penggeledahan kamar hunian dan pengecekan kuku ini mampu mencegah masuknya barang terlarang (Halinar) serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan,” ujarnya.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan tiga potongan besi, satu paku, dan satu uang tunai yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Meski demikian, petugas memastikan tidak ditemukan narkoba maupun handphone di dalam kamar hunian WBP.
Seluruh barang temuan langsung diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan penggeledahan dan pengecekan kesehatan ini mendapat respons positif dari WBP. Salah satu WBP berinisial W (35) menilai langkah tersebut penting untuk menciptakan rasa aman bersama.
“Saya berharap penggeledahan dan pengecekan kesehatan ini dapat menciptakan lingkungan hunian yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh WBP,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, menegaskan bahwa penggeledahan kamar hunian dan pengecekan kesehatan merupakan bagian dari komitmen rutan dalam mendukung program pembinaan berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat komitmen mewujudkan rutan yang aman, bersih dari Halinar, serta mendukung pembinaan WBP yang sehat dan berintegritas,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif sebagai fondasi utama keberhasilan proses pembinaan WBP.