
SERAYUNEWS — Seorang perempuan berinisial P (44), warga Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di jalur rel wilayah Desa Gentasari, Selasa (28/4/2026) malam.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB dan pertama kali diketahui oleh petugas penjaga perlintasan tanpa palang pintu di Karag.
Kejadian bermula saat saksi melihat adanya serpihan tubuh manusia di sekitar rel, tepatnya di KM 371+2/3. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak Stasiun Kroya dan kepolisian.
Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo, menyatakan petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Di TKP ditemukan potongan tubuh korban yang diduga tertabrak kereta api yang melintas,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga tertabrak KA Logawa yang melaju dari arah selatan dengan rute Banyuwangi–Purwokerto.
Akibat benturan keras, tubuh korban terseret hingga kurang lebih 300 meter dari titik awal kejadian.
Polisi menduga kecelakaan terjadi karena korban kurang waspada saat berada di jalur rel.
“Diduga korban berjalan di rel tanpa memperhatikan datangnya kereta api. Ini masih dalam penyelidikan, namun indikasi awal mengarah pada faktor kelalaian,” ungkapnya.
Petugas gabungan dari Polsek Kroya bersama tim medis melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Bagian tubuh korban kemudian dibawa ke RS PKU Aghisna Medika Kroya untuk proses identifikasi.
Sejumlah barang milik korban, seperti jaket dan sandal, turut diamankan. Berdasarkan ciri-ciri fisik dan barang tersebut, korban akhirnya dikenali sebagai warga Desa Mujur, Kecamatan Kroya.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar jalur rel, terutama di perlintasan tanpa palang pintu.
“Kami mengimbau warga untuk tidak berjalan di atas rel dan selalu memastikan kondisi aman sebelum melintas. Keselamatan adalah yang utama,” ujarnya.