
SERAYUNEWS-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tegal menginformasikan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob pada Jumat (8/5/2026). Potensi rob itu terjadi Tegal dan sekitarnya dari siang sampai sore.
Dikutip dari Instagram BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal, disebutkan bahwa masyarakat pesisir diimbau waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Fenomena itu berpotensi menyebabkan banjir pesisir atau rob pada Jumat (8/5/2026) pukul 13.00 WIB sampai 16.00 WIB. Rob tersebut berpotensi terjadi di wilayah pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang.
Jika rob terjadi, maka akan berdampak pada aktivitas warga. Aktivitas warga yang akan terdampak di antaranya adalah aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Maka, warga diimbau untuk siaga mengantisipasi dampak air pasang maksimum. Kemudian masyarakat bisa memantau perkembangan melalui media sosial BMKG.
BMKG Tegal menjelaskan, bahwa peningkatan ketinggian air laut maksimum terjadi karena adanya fase bulan purnama pada 2 Mei 2026 yang berpotensi meningkatkan air laut maksimum.
Diketahui, fenomena banjir pesisir atau rob sering terjadi di pesisir utara Pulau Jawa. Naiknya air laut sampai daratan bisa berdampak pada aktivitas masyarakat. Salah satu kebijakan yang sedang diusahakan pemerintah adalah membentuk tanggul raksasa di pantura agar rob tidak lagi menggenangi daratan.