
SERAYUNEWS – Dalam rangka memperingati Isra Mikraj, seluruh siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 27 Banjarnegara menggelar aksi sosial dengan membersihkan masjid di lingkungan sekolah, Kamis (15/1/2026).
Aksi bersih-bersih ini tidak hanya dilakukan di dalam masjid, tetapi juga mencakup halaman dan area tempat wudhu, sehingga tercipta lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman bagi masyarakat sekitar.
Kepala SRMP 27 Banjarnegara Ahmad Fadhil mengatakan, kegiatan ini menjadi rangkaian awal peringatan Isra Mikraj yang digelar di sekolahnya.
“Ada tiga masjid yang kita bersihkan hari ini, harapannya tempat ibadah ini menjadi bersih dan nyaman,” katanya.
Menurutnya, pemilihan aksi bersih masjid sangat relevan dengan momentum Isra Mikraj yang memiliki makna penting dalam sejarah Islam.
Ahmad Fadhil menjelaskan bahwa Isra Mikraj merupakan peristiwa ketika Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat, sehingga masjid memiliki peran sentral dalam kehidupan umat Muslim.
“Aksi bersih masjid ini menjadi bagian dari mendekatkan anak-anak dalam memaknai Isra Mikraj, dan ini juga menjadi bagian manifestasi dari pelaksanaan ibadah salat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, sekolah ingin menanamkan kesadaran bahwa memakmurkan masjid tidak hanya melalui ibadah, tetapi juga menjaga kebersihannya.
Pihak sekolah melibatkan seluruh unsur sekolah dalam kegiatan tersebut, mulai dari siswa, guru, hingga karyawan, dengan pendampingan dari tenaga kebersihan agar proses pembersihan berjalan maksimal.
“Kegiatan ini kita libatkan semua, termasuk guru dan karyawan. Anak-anak juga mendapatkan pendampingan dari tenaga kebersihan, sehingga dalam aksinya, mereka benar-benar melakukan pembersihan, tidak asal-asalan,” ujarnya.
Sekolah berharap kegiatan ini mampu menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap tempat ibadah sejak dini.
Selain aksi sosial, SRMP 27 Banjarnegara juga akan menggelar pengajian peringatan Isra Mikraj dengan menghadirkan penceramah untuk menambah bekal keimanan dan ketakwaan siswa.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi penguat karakter religius sekaligus pembentukan akhlak siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.