
SERAYUNEWS – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus berupaya memperluas dikancah global. Melalui program Student Visit ke Hanoi Medical University (HMU) dan Phenikaa University di Vietnam, FIKES UMP berkomitmen memperluas pengalaman akademik mahasiswa sekaligus memperkokoh kerja sama internasional di sektor kesehatan.
Adapun delegasi mahasiswa yang berangkat terdiri dari lima mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan dan dua mahasiswa Program Profesi Ners.
Langkah mereka di Vietnam didampingi langsung oleh enam dosen pendamping. Agenda internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 11–15 Mei 2026.
Sebelum bertolak ke Vietnam, rombongan menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dan memohon doa restu kepada Rektor UMP demi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Ners UMP, Dr. Ns. Happy Dwi Aprilina, S.Kep., M.Kep., membenarkan adanya agenda sowan tersebut.
“Kami izin silaturahmi dan meminta doa restu kepada Pak Rektor untuk keberangkatan enam dosen dan tujuh mahasiswa dalam kegiatan student visit ini,” katanya.
Dr. Happy menguraikan bahwa selama di Vietnam, para mahasiswa akan menyelami berbagai aktivitas akademik yang padat. Mulai dari kunjungan lapangan ke laboratorium dan rumah sakit, menghadiri guest lecture, hingga merasakan langsung atmosfer perkuliahan di Hanoi Medical University dan Phenikaa University. Sebagai bentuk akuntabilitas, mahasiswa diwajibkan menyusun resume dari seluruh kegiatan sebagai bahan evaluasi pembelajaran.
Di sisi lain, Ketua Program Studi S1 Keperawatan UMP, Ns. Meida Laely Ramdani, S.Kep., MNS., menegaskan bahwa program Student Visit ini bukanlah agenda instan, melainkan program rutin tahunan FIKES UMP untuk mendongkrak wawasan global mahasiswa.
“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut melalui penelitian bersama, kolaborasi internasional, serta implementasi kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua institusi,” kata dia.
Ns. Meida menambahkan, visi internasionalisasi FIKES UMP ke depan tidak hanya terbatas pada kunjungan akademik biasa. Program ini juga dirancang mencakup pengabdian masyarakat internasional, guest lecture, hingga program internship (magang). FIKES UMP membidik kerja sama ini agar bertransformasi menjadi kolaborasi akademik yang jauh lebih luas dan berkelanjutan di masa depan.
Apresiasi tinggi datang dari Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso. Beliau membakar semangat para mahasiswa dan dosen agar memanfatkan momentum ini secara maksimal untuk menyerap ilmu dan membangun jejaring internasional. Prof. Jebul meyakini FIKES UMP punya modal besar untuk bersaing di level dunia.
“Salah satu Fakultas Ilmu Kesehatan terbaik di Jawa Tengah adalah UMP. Kita memiliki dosen-dosen yang berkualitas dan bertaraf internasional,” ujarnya.
Rektor juga menitipkan pesan penting terkait rasa percaya diri dan kemampuan adaptasi di lingkungan internasional. Bagi beliau, esensi pengalaman internasional tidak melulu soal teori di dalam kelas, melainkan juga tentang pertukaran budaya, pengasahan kepemimpinan, dan perluasan jejaring organisasi mahasiswa.
Kesempatan emas ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta. Daisman Febrian, perwakilan mahasiswa student visit, mengakui bahwa program ini menjadi pengalaman luar negeri pertama bagi mayoritas delegasi.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami, sekaligus kesempatan untuk belajar secara langsung di lingkungan internasional,” ungkap salah satu mahasiswa.
Lewat keberhasilan program Student Visit ke Vietnam ini, UMP kembali membuktikan komitmen nyatanya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul di dalam negeri, tapi juga adaptif, berdaya saing global, serta siap memimpin kolaborasi kesehatan lintas negara di masa depan.