
SERAYUNEWS – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) memperkuat kolaborasi strategis dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).
Kemitraan ini bertujuan untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus mengoptimalkan penggunaan data statistik dalam riset akademik dan pengabdian masyarakat.
Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menyatakan kesiapan penuh kampus dalam mendukung agenda BPS. Beliau menekankan bahwa akurasi data statistik merupakan instrumen krusial bagi perguruan tinggi.
“Kita berkomitmen menyukseskan Sensus Ekonomi tahun 2026. Data yang digunakan saya kira akan sangat bagus nanti yang dikumpulkan, bukan hanya untuk pembangunan bidang ekonomi, pertanian, dan lain-lain, tetapi juga sangat bagus untuk kami di bidang pendidikan,” katanya.
Prof. Jebul juga menyoroti potensi SDM UMP yang terdiri dari 470 dosen dan lebih dari 19.000 mahasiswa sebagai kekuatan besar untuk analisis data lintas fakultas.
“Ujungnya kalau data kita bagus dan kita bisa kontribusi, mendapatkan data bagus dari pemerintah Banyumas khususnya, nanti kita juga bisa memberikan dampak yang baik karena datanya akurat,” kata dia.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BPS Banyumas, Moh. Fatichuddin, S.Si., M.Eng., berharap akademisi UMP lebih aktif memanfaatkan rilis data BPS, mulai dari data kependudukan hingga angka inflasi dan kemiskinan.
“Alangkah bahagianya kalau bapak ibu dosen, para mahasiswanya juga akan memanfaatkan data-data kami. Kalau Bapak Ibu memanfaatkan data kami, itu menjadi bagian kontrol,” kata Fatichuddin.
Melalui kerja sama ini, BPS mendorong UMP tidak hanya menjadi pengguna data, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam memberikan rekomendasi kebijakan bagi pembangunan wilayah Banyumas.