Rabu, 25 Mei 2022

Persiapan Mudik Lebaran, Banyumas Siapkan 12 Posko Pengamanan dengan Fasilitas Vaksinasi untuk Pemudik

Bupati didampingi Kapolresta dan Kasat Lantas Polresta Banyumas mengecek kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran. Foto: shandi

Ratusan personel gabungan dari Polri, TNI dan Pemkab Banyumas, bakal mengamankan arus mudik Lebaran di wilayah Kabupaten Banyumas. Mereka akan langsung memantau sekaligus mengamankan arus lalu lintas yang diprediksi bakal mengalami peningkatan pemudik dibandingkan dua tahun lalu selama pandemi Covid-19. Pengamanan tersebut ditandai dengan Gelar Pasukan Polresta Banyumas di GOR Satria Purwokerto, Jumat (22/4/2022).


Purwokerto, serayunews.com

Menurut keterangan Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, pihaknya telah mempersiapkan personelnya dan menyiapkan 12 pos pam dan pos terpadu yang disebar di perbatasan-perbatasan termasuk di dalam kota maupun tempat wisata.

Baca juga  Jangan Kendor! Sampai Pertengahan Mei 2022, Hanya Ada 6 Kasus Covid-19 di Banyumas

“Personel yang kita siapkan ada 639 personil, ditambah nanti dari anggota TNI, Satpol PP termasuk dari Dinas Perhubunga. Rencananya malam ini kita tempatkan langsung di pos pam – pos pam,” ujar dia.

Terkait antisipasi membludaknya pemudik, pihaknya akan mencoba melihat situasi di lapangan terlebih dahulu. Jika memang arus lalu lintasnya terlalu padat, pihaknya akan mencoba mengalihkan pemudik ke sejumlah jalur alternatif.

“Kita lihat perkembangan situasi di lapangan, mungkin kita akan gunakan jalur alternatif. Kalau untuk penyekatan seperti tahun lalu sementara tidak ada, karena kita hanya pengamanan arus mudik di tahun ini,” kata dia.

Baca juga  Hindari Kucing, Mobil Ekspedisi di Banyumas Terjun Bebas ke Sungai

Kabag Ops Polresta Banyumas, Ismanto Yuwono, dari 12 titik pos pam tersebut, pihaknya juga menyediakan gerai vaksinasi. Di mana sehari pihaknya menyediakan 200-300 dosis vaksin per gerainya. “Kita ada banyak stok vaksin, kalau habis langsung ditambahkan. Karena kita juga kerjasama dengan Dinkes Banyumas,” ujarnya.

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengatakan, pihaknya memprediksi pemudik tahun ini membludak, karena selama dua tahun kemarin banyak orang yang tidak bisa mudik karena adanya peraturan dari pemerintah terkait pandemi Covid-19.

“Sekarang PPKM Level 1 di Banyumas, prediksinya secara nasional jelas membludak, selama dua tahun ibaratnya mereka dikekang, kemudian diperbolehkan mudik,” kata dia.

Baca juga  Tanah Bergerak di Sumpiuh Banyumas, Satu Musala dan 10 Rumah Terdampak

Antisipasinya yang dilakukan pihaknya yakni mengimbau kepada para pemudik, khususnya ke Kabupaten Banyumas untuk wajib sudah vaksin booster. Namun, dirinya juga mewaspadai mereka yang membandel belum divaksin maupun belum booster tetap nekat untuk mudik.

“Sekarang yang naik kendaraan umum memang harus booster, tetapi yang naik kendaraan pribadi? Kalau lewat jalan raya si ada scannya, tetapi yang lewat jalan tikus bagaimana? Jadi saya mengimbau kepada para kades, ketika nanti ada warganya yang mudik memiliki gejala, untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini