
SERAYUNEWS — Laga krusial bakal tersaji saat Persibas Banyumas menjamu Persikaba Blora di Stadion Sepakbola GOR Satria Purwokerto, Rabu (28/1/2026), pada pertandingan kedua putaran 16 besar Liga 4 Jawa Tengah. Duel ini menjadi penentuan nasib kedua tim demi tiket ke babak berikutnya.
Pada pertemuan pertama di Blora, Persibas harus puas membawa pulang satu poin usai bermain imbang 1-1. Bermain di kandang sendiri, kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Agus Yuniardi.
Atmosfer panas dipastikan mewarnai laga ini. Selain faktor penentuan klasemen, pertandingan juga dibayangi isu pascakeributan yang sempat terjadi pada laga pertama, yang melibatkan pemain Persibas dan salah satu pelatih Persikaba.
Namun, manajemen Persibas memastikan tidak ada lagi persoalan antar tim menjelang laga penentuan tersebut.
“Pada intinya kami dari manajemen sudah tidak ada persoalan apapun dengan pihak manajemen Persikaba, yang bersangkutan juga sudah meminta maaf,” kata Manajer Persibas Banyumas Riko Tegar Wibowo, Selasa (27/1/2026).
Meski konflik internal dinyatakan selesai, manajemen tetap mengimbau suporter untuk menjaga ketertiban demi menghindari sanksi dari federasi.
Riko menegaskan, insiden sekecil apa pun berpotensi berujung denda yang justru merugikan tim dalam perjuangan di fase gugur.
“Apa yang terjadi di media sosial juga menjadi perhatian serius pihak manajemen dan panpel. Siang ini Panpel bakal mengumpulkan suporter, agar pada pertandingan besok tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan memitigasi peristiwa. Jangan sampai Persibas kena denda lagi,” ujarnya.
Riko menambahkan, pelatih Agus Yuniardi telah menginstruksikan para pemain untuk fokus penuh pada pertandingan, tanpa terpancing situasi di luar lapangan.
Target utama Persibas jelas: menang di kandang dan mengamankan tiket ke babak selanjutnya di Liga 4 Jateng.
“Jadi mari bersama-sama dukung Persibas, agar bisa lolos ke babak selanjutnya,” kata dia.