
SERAYUNEWS–Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) akan digelar di 184 desa Kabupaten Purbalingga tahun ini. Terkait hal tersebut, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif memberikan pesan Kepala Desa (Kades) yang akan mengakhiri masa jabatannya.
“Kades yang akan mengakhiri masa jabatannya dapat memanfaatkan sisa waktu secara optimal untuk mendorong pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” pesan Bupati Fahmi yang hadir bersama Wabup Dimas Prasetyahani dalam Halalbihalal bersama aparatur pemerintah dan tokoh masyarakat Kecamatan Bojongsari, Kutasari, Padamara, dan Kalimanah, di Pendopo Kecamatan Bojongsari, Selasa (7/4/2026).
Bupati Fahmi mengingatkan pentingnya menjaga kinerja hingga akhir masa jabatan, agar program pembangunan tetap berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Semoga sisa masa jabatan kepala desa yang menjabat sekarang bisa berjalan optimal dan efektif dalam memberikan dampak pembangunan yang positif,” ujarnya.
Bupati Fahmi juga berharap pelaksanaan Pilkades mendatang dapat berlangsung lancar, kondusif, dan menghasilkan pemimpin desa yang sesuai dengan harapan masyarakat. Tercatat tahun ini akan ada 184 desa yang akan menyelenggarakan Pilkades di Kabupaten Purbalingga.
Bupati Fahmi turut menyampaikan bahwa selama satu tahun masa pemerintahannya, sejumlah program pembangunan telah dilaksanakan di wilayah Dapil 2, khususnya di sektor infrastruktur jalan dan kebijakan anggaran yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Selama satu tahun pemerintahan, tentunya sudah ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Dapil 2, khususnya pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya. Semoga bisa bermanfaat, mensupport dan menjadi solusi apa yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Berbagai kebutuhan dan harapan masyarakat, menurutnya, akan diwujudkan secara bertahap.
“Kami memahami bahwa pekerjaan rumah kita masih banyak. Permasalahan, kebutuhan, dan harapan masyarakat masih sangat banyak yang belum terealisasi. Sehingga kami berharap ke depannya bertahap terwujud,” ungkapnya.
Ke depan, pihaknya menargetkan percepatan pembangunan, khususnya penanganan ruas jalan yang belum diperbaiki di wilayah Bojongsari, Kutasari, Kalimanah, dan Padamara, serta penguatan program sosial dan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya sangat berharap pembangunan dan PR kita bisa diwujudkan tahun ini, ruas-ruas jalan yang belum diperbaiki bisa bertahap ditangani, termasuk program sosial dan ekonomi,” tegasnya.
Bupati Fahmi juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan, mulai dari keterbatasan anggaran daerah hingga dinamika perekonomian nasional dan dampak geopolitik global, sehingga membutuhkan sinergi seluruh pihak.
“Kita melihat tantangan ke depan cukup besar, mulai dari tantangan anggaran di Pemkab Purbalingga hingga kondisi perekonomian nasional dan dampak geopolitik. Ini perlu kita antisipasi bersama,” jelasnya.
Namun demikian, ia optimistis dengan dukungan masyarakat serta sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten, berbagai persoalan dapat diatasi bersama.
“Saya meyakini melalui support dari masyarakat, pemerintahan kecamatan dan desa, apa yang dibutuhkan masyarakat bisa dicarikan solusi bersama,” imbuhnya.
Camat Bojongsari Widodo Panca Nugraha dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas berbagai program pembangunan yang telah dirasakan manfaatnya, khususnya program Alus Dalane.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kucuran program pembangunan, terutama Alus Dalane yang sudah dirasakan manfaatnya. Akses jalan yang semakin baik tidak hanya memperlancar lalu lintas, tapi juga meningkatkan perekonomian,” ujarnya.
Widodo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat gotong royong guna mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
“Pembangunan tidak akan berjalan maksimal tanpa sinergitas dan kolaborasi. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat hingga tingkat RT untuk kompak, bersatu, dan bergotong royong. Yang penting kompak,” imbuhnya.