
SERAYUNEWS — Isu kemunculan hantu pocong yang disebut berkeliaran di Desa Purwosari, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, dipastikan tidak benar alias hoaks oleh pihak kepolisian.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi melalui Kapolsek Baturraden AKP Kuat Widodo menegaskan, hingga saat ini tidak ditemukan adanya peristiwa sebagaimana yang ramai beredar di media sosial.
“Kami selalu menggelar patroli secara rutin baik malam maupun pagi hari, tidak ada peristiwa tersebut,” ujar AKP Kuat Widodo, Selasa (26/5/2026).
Untuk memastikan kabar tersebut, polisi bahkan turun langsung melakukan pengecekan ke desa-desa serta berkoordinasi dengan Forkopimcam dan pemerintah desa setempat.
“Kami pastikan itu hoaks, karena dari informasi yang kami peroleh, peristiwa itu tidak ada di Desa Purwosari. Bahkan video ataupun foto-foto yang beredar di media sosial itu merupakan peristiwa di daerah lain,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya, terlebih jika hanya berasal dari media sosial.
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuat konten atau aksi serupa yang dapat menimbulkan keresahan warga.
“Jika memang terbukti mengarah ke tindak pidana, kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,” ujar dia.
Diketahui belakangan kabar teror pocong muncul di banyak tempat. Ada di Tangerang, sebagian Jawa Timur, Kebumen, sampai Banyumas. Namun dari semua kabar teror pocong itu hanya hoaks belaka.