SERAYUNEWS-Setelah mengamankan beberapa pemuda terduga pelaku teror pembacokan di tiga titik wilayah Banjarnegara, polisi terus melakukan pendalaman dan motif dari aksi brutal yang menyebabkan 6 pemuda mengalami luka.
Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto melalui Kasat Reskrim AKP Sugeng Tugino memberikan penjelasannya. Dia mengatakan, hingga saat ini polisi sudah memeriksa beberapa saksi, termasuk para pemuda yang diduga sebagai pelaku tindak teror pembacokan di wilayah Banjarnegara. Beberapa bukti sudah mengarah pada pemuda yang sudah menjalani pemeriksaan sebagai terduga pelaku penganiayaan tersebut.
“Kami sudah mulai melakukan proses pemeriksaan, baik pada para saksi maupun terduga pelaku, yang jelas jumlahnya lebih dari 5 orang diduga sebagai pelaku. Namun jumlah tersebut belum pasti, karena kami juga masih memeriksa para saksi,” katanya.
Menurutnya, untuk sementara jumlah saksi yang sudah diperiksa sekitar 4 orang lebih, namun dirinya masih menunggu perkembangan dengan saksi lain. Termasuk memeriksa terduga pelaku untuk mengungkap motif dari aksi tersebut.
Seperti diketahui, masyarakat Banjarnegara dihebohkan dengan aksi teror dan pembacokan do tiga wilayah, yakni di Jalan Tentara Pelajar Kelurahan Sokanandi, Kecamatan Banjarnegara, Jalan Tekidadi Desa Sigaluh, Kecamatan Sigaluh, dan Jalan Raya Sigaluh, Desa Gembongan, Kecamatan Sigaluh.
Adapun dari aksi teror brutal tersebut menyebabkan 6 orang mengalami luka, para korban teror tersebut diantaranya MR (21) warga Desa Singomerto Kecamatan Sigaluh, DDR (15) dan PD (17) keduanya warga Desa Karanganyar, Purwanegara, AR (18), Khd (21), dan Rz (24) ketiganya warga Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo.
Diperoleh informasi, para korban mengalami luka pada bagian pundak, lengan kiri, punggung, hingga ada yang mengalami luka pada bagian kepala, rata-rata mereka mengalami luka robek. Bahkan, ada korban yang harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut bermula pada Senin (31/3/2025) sekitar pukul 03.45 WIB, para korban rata-rata sedang mengendarai sepeda motor.
Kejadian pertama kali terjadi di Jalan Tentara Pelajar, dimana sekitar pukul 03.45 WIB, korban sedang mengendarai sepeda motor dari arah barat menuju wilayah Kecamatan Sigaluh, sesampainya lokasi kejadian, datang rombongan orang tak dikenal dengan menggunakan 5 sepeda motor dan berboncengan, pelaku sempat bertanya pada korban yang kemudian korban dibacok pada pundak kiri.
Tak lama berselang, sekitar pukul 04.00 WIB, terdapat sepeda motor yang melaju dari arah timur, sesampainya di Jalan Tekidadi, tepatnya di sebelah timur WR Bu Elis, pelaku memberhentikan sepeda motor korban dan langsung melakukan pembacokan, padahal korban dan pelaku tidak saling mengenal.
Aksi tersebut kembali terjadi pada pukul 04.30 WIB, beberapa korban sedang mengendarai sepeda motor dari arah timur, sesampainya di Jalan Raya Sigaluh, Tepatnya di Desa Gembongan, atau depan Masjid Raudhatul Jannah, para pelaku memberhentikan dan sempat menanyai korban ‘Sampean tiang pundi mas’ dan kemudian langsung membacok 3 korbannya.