
SERAYUNEWS- Laga panas akan tersaji pada pekan ke-31 BRI Super League 2025-26 saat Persib Bandung menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena Persib tengah memburu kemenangan demi mempertahankan posisi puncak klasemen sementara. Di sisi lain, PSIM Yogyakarta datang dengan tekad memberi kejutan dan mencuri poin di kandang Maung Bandung.
Persib saat ini memimpin klasemen sementara dengan 69 poin, sedangkan PSIM berada di posisi ke-10 dengan koleksi 39 poin. Melansir laman resmi I-League, berikut Serayunews sajikan ulasan selengkapnya mengenai prediksi Persib Bandung vs PSIM Yogyakarta:
Persib Bandung datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatat comeback dramatis saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan sebelumnya.
Tim asuhan Bojan Hodak sukses membalikkan keadaan dan menang 4-2 dalam laga tandang yang disebut sebagai salah satu comeback terbaik Persib musim ini.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui kemenangan tersebut memberi dampak besar terhadap atmosfer ruang ganti tim.
“Hanya berselang empat hari di antara pertandingan-pertandingan ini, atmosfer tim sedang bagus karena hasil pertandingan terakhir dan performa di babak kedua,” ujar Hodak.
Kemenangan atas Bhayangkara membuat Persib kembali ke puncak klasemen dan menjaga rekor tak terkalahkan mereka dalam 18 pertandingan terakhir.
Meski unggul secara klasemen, Persib tidak ingin meremehkan kekuatan PSIM Yogyakarta. Pada pertemuan putaran pertama, Persib gagal mengalahkan Laskar Mataram.
Menurut Hodak, tim asuhan Jean Paul Van Gastel memiliki organisasi permainan yang rapi dan disiplin tinggi.
“Kami sedang fokus pada Yogya, tim yang terorganisasi dengan baik dan sulit dikalahkan. Bahkan ketika mereka kalah, selisihnya hanya satu gol,” kata Hodak.
Pelatih asal Kroasia itu memprediksi pertandingan bakal berjalan sulit meski Persib memiliki modal kuat berupa rekor kandang yang impresif musim ini.
Persib diketahui belum pernah kalah di Stadion Gelora Bandung Lautan Api sepanjang musim 2025-26.
Di kubu lawan, PSIM Yogyakarta menyadari laga melawan Persib menjadi tantangan besar. Namun kondisi tersebut justru membuat Laskar Mataram bermain tanpa tekanan berlebih.
Pelatih Jean Paul Van Gastel menilai tekanan terbesar justru berada di pihak Persib yang sedang memburu gelar juara musim ini.
“Persib harus menang karena mereka sedang berusaha memenangkan gelar juara. Saya pikir tekanan lebih besar ada pada mereka dibanding kami,” ujar Van Gastel.
Pelatih asal Belanda itu memastikan timnya tetap fokus meski memiliki waktu recovery yang singkat.
Menurutnya, pengalaman bermain di stadion besar seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno saat menghadapi Persija Jakarta menjadi modal penting untuk menghadapi atmosfer GBLA.
“Ketika kami bermain melawan Persija di depan lebih dari 50 ribu penonton, itu justru memberi motivasi tambahan,” katanya.
Jika melihat performa terkini, Persib jauh lebih diunggulkan. Maung Bandung belum tersentuh kekalahan dalam 18 pertandingan terakhir.
Sebaliknya, PSIM sedang mengalami tren negatif setelah menelan empat kekalahan dari lima pertandingan terakhir mereka.
Produktivitas dan konsistensi permainan Persib juga menjadi faktor pembeda musim ini. Tim Biru Barat tampil stabil baik saat bermain kandang maupun tandang.
Salah satu sorotan utama Persib jelang laga ini adalah performa mantan pemain Paris Saint-Germain, Layvin Kurzawa.
Kurzawa mulai menunjukkan kontribusi penting setelah mencatat assist dalam kemenangan dramatis atas Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Bojan Hodak mengaku puas dengan perkembangan kondisi fisik pemain asal Prancis tersebut yang perlahan kembali ke performa terbaiknya setelah lama dibekap cedera.
“Kurzawa adalah pemain top dengan kualitas luar biasa. Sekarang dia mulai siap karena posisinya membutuhkan banyak lari,” kata Hodak.
Kemampuan crossing dan visi bermain Kurzawa diprediksi kembali menjadi senjata penting Persib saat menghadapi PSIM.
Sementara itu, bek asal Jepang milik PSIM, Yusaku Yamadera, memastikan timnya siap menghadapi tekanan di GBLA.
Yamadera menilai Persib sebagai salah satu tim terbaik di Indonesia musim ini. Namun ia tetap optimistis PSIM bisa memberikan perlawanan maksimal.
“Atmosfer pertandingan pasti luar biasa, tetapi kami sudah melakukan persiapan dengan baik dan akan berjuang mendapatkan tiga poin,” ujarnya.
Bek berusia 28 tahun itu menjadi salah satu pemain penting PSIM musim ini dengan catatan lebih dari 2.000 menit bermain.
Melihat performa kedua tim, Persib Bandung lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Faktor kandang, tren positif, dan kedalaman skuad membuat Maung Bandung memiliki peluang besar mengamankan tiga poin.
Namun PSIM tetap berpotensi memberi kejutan apabila mampu tampil disiplin dan memanfaatkan tekanan yang sedang dirasakan Persib.
Prediksi skor: Persib Bandung 2-0 PSIM Yogyakarta