
SERAYUNEWS-Tim SAR gabungan masih berupaya mencari seorang warga yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kramacenil, Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Hingga hari pertama operasi pencarian berakhir, korban belum berhasil ditemukan.
Korban diketahui bernama Sakim (42), warga Dusun Bojongsari RT 01 RW 04, Desa Citepus, Jeruklegi. Peristiwa tersebut langsung mendapat respons dari Basarnas melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap setelah menerima laporan dari unsur potensi SAR setempat.
Informasi kejadian diterima Kantor SAR Cilacap pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Laporan disampaikan oleh Bejo, anggota potensi SAR di wilayah tersebut, yang menginformasikan adanya seorang warga yang diduga tenggelam dan belum ditemukan di Sungai Kramacenil.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Cilacap segera mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan assessment awal sekaligus berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang lebih dulu berada di lokasi pencarian.
Koordinator lapangan dari Basarnas Kantor SAR Cilacap, Bima Kalih Kahar, mengatakan seluruh unsur yang terlibat bergerak cepat untuk memaksimalkan upaya pencarian korban.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menggerakkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan. Seluruh potensi SAR yang terlibat akan berupaya maksimal dalam pencarian korban,” ujar Bima.
Pada hari pertama operasi, fokus pencarian dilakukan di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik korban tenggelam. Selain itu, petugas juga mengumpulkan keterangan dari saksi maupun warga setempat guna memperoleh gambaran lebih jelas terkait kronologi kejadian.
Berdasarkan hasil evaluasi lapangan, tim SAR gabungan akan melanjutkan operasi pencarian pada hari kedua dengan strategi yang lebih terarah. Area pencarian juga akan diperluas dengan membagi personel ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU).
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pencarian mengingat kondisi sungai dan kemungkinan pergerakan korban akibat arus air.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Cilacap, Polsek Jeruklegi, Koramil Jeruklegi, Pemerintah Desa Cilibang, Cilacap Rescue, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses pencarian.
Sementara itu, masyarakat di sekitar lokasi kejadian diimbau untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat kondisi arus sedang meningkat, serta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.