
SERAYUNEWS-Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Jumat (13/3/2026). Syamsul sendiri adalah sosok birokrat yang memutuskan terjun ke dunia politik di usia muda.
Syamsul adalah jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri tahun 2008. Setelah lulus dari IPDN, Syamsul pulang kampung untuk ditempatkan jadi birokrat di Cilacap. Dia pernah menjabat Kasi Trantibum Kecamatan Kedungreja pada 2012-2013.
Kemudian menjadi Kasubag Otonomi Daerah dan Kerja Sama di bagian Tata Pemerintahan Pemerintah Kabupaten Cilacap pada 2013-2016. Di tahun 2017, Syamsul memutuskan terjun ke dunia politik.
Syamsul yang saat itu masih berusia 31 tahun, menjadi calon Wakil Bupati Cilacap mendampingi Tatto Suwarto Pamuji. Pasangan Tatto-Syamsul pun memenangkan Pilkada 2017. Setelah lima tahun menjadi Wakil Bupati Cilacap, pada Syamsul sempat vakum dari pemerintahan. Sebab antara masa jabatan usai dan pilkada selanjutnya berjarak kisaran 2 tahun.
Pada tahun 2021, Syamsul menjadi Ketua PKB Cilacap. Posisi itu memudahkannya untuk mendapatkan tiket ikut kontestasi Pilkada 2024. Pada Pilkada 2024, Syamsul berpasangan dengan Ammy Amalia Fatma Surya. Pasangan Syamsul-Ammy memenangkan Pilkada 2024.
Syamsul-Ammy dilantik menjadi pasangan Bupati-Wakil Bupati Cilacap pada 20 Februari 2025. Tapi hanya setahun lebih beberapa pekan setelah dilantik, Syamsul kena OTT KPK.
Ini tentu pukulan telak untuk Jawa Tengah. Sebab beberapa hari yang lalu, Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq juga diproses KPK karena dugaan korupsi. Pada Januari 2026, Bupati Pati Sudewo juga kena OTT oleh KPK.