
SERAYUNEWS – Nama Roby Tremonti mendadak kembali menjadi buah bibir di berbagai platform media sosial pada awal tahun 2026.
Aktor yang sudah malang melintang di industri hiburan tanah air sejak dekade 2010-an ini menjadi sorotan bukan hanya karena karya filmografinya yang cukup produktif di tahun 2025, melainkan juga karena mencuatnya kembali kisah masa lalu yang sarat kontroversi.
Sebagai aktor yang dikenal melalui peran-peran antagonis maupun karakter kuat di sinetron religi dan laga, profil Roby Tremonti kini dikulik habis oleh warganet yang penasaran dengan latar belakang dan rekam jejaknya.
Memahami sosok Roby Tremonti tidak lepas dari data diri dan latar belakangnya sebagai pria berdarah campuran Jawa dan Sunda. Berikut adalah ringkasan biodatanya:
Pekerjaan: Aktor, Musisi, Gitaris
Keturunan: Jawa – Sunda
Akun Instagram: @robytremonti
Roby Tremonti memulai langkahnya di dunia hiburan sebagai model dan pembawa acara sebelum akhirnya memantapkan diri di dunia seni peran.
Namanya mulai terukir di benak pemirsa televisi lewat sinetron Police 86 pada tahun 2010. Namun, puncak popularitasnya di televisi terjadi saat ia bergabung dalam jajaran pemain sinetron Amanah Wali musim 4 hingga 6 (2020-2023).
Perannya sebagai Rohmat sukses mencuri perhatian publik karena karakter yang unik dan ikonik.
Tidak puas hanya di layar kaca, Roby merambah dunia perfilman. Pada tahun 2017, ia mendapatkan peran cukup prestisius sebagai Jay Subyakto dalam film biopik Chrisye.
Kariernya terus menanjak dengan keterlibatan dalam film Nagabonar Reborn (2019). Memasuki tahun 2025, Roby tercatat sangat produktif dengan membintangi film horor Tenung serta Mama: Pesan dari Neraka. Dedikasinya di dunia akting membuktikan bahwa ia adalah aktor watak yang konsisten.
Selain akting, Roby memiliki kecintaan mendalam pada musik. Ia sempat membentuk Matari Band bersama aktor Indra Birowo, di mana Roby berperan sebagai gitaris. Meski grup tersebut tidak bertahan lama, gairah bermusiknya tidak padam.
Pada 2017, ia merilis single berjudul “Hanya Sedetik Saja”. Hingga tahun 2026, Roby aktif membagikan konten bermusik melalui Instagram pribadinya, menunjukkan sisi lain dirinya sebagai musisi independen.
Alasan utama mengapa nama Roby Tremonti kembali trending pada Januari 2026 adalah perilisan buku memoar milik mantan istrinya, Aurelie Moeremans, yang berjudul Broken Strings: Fragments of A Youth Stolen.
Buku tersebut mengungkap pengalaman pahit Aurelie terkait hubungan masa lalu mereka yang dimulai saat Aurelie masih berusia remaja (sekitar 15 tahun).
Dalam bukunya, Aurelie menceritakan pengalaman yang diduga melibatkan manipulasi, grooming, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya saat menjalin hubungan dengan Roby.
Hubungan yang sempat berujung pada pernikahan di tahun 2011 (tanpa restu orang tua) dan berakhir di 2013 tersebut kini menjadi diskusi publik mengenai pentingnya kesehatan mental dalam hubungan.
Menanggapi hal tersebut, Roby Tremonti secara tegas membantah seluruh tuduhan tersebut. Melalui media sosialnya, Roby menyebut klaim tersebut sebagai fitnah yang dapat merusak nama baik dan karier yang telah ia bangun selama 15 tahun.
Polemik ini membelah opini publik; sebagian menyuarakan boikot terhadap karya-karyanya, sementara sebagian lainnya tetap menghargai profesionalisme Roby sebagai seorang aktor.
Demikian informasi tentang profil dan perjalanan karier Roby Tremonti.***