SERAYUNEWS – Lebaran 2025 kembali dirayakan dengan suka cita oleh masyarakat Indonesia.
Namun, selain tradisi mudik dan kumpul keluarga, ada satu tren menarik yang tengah viral di media sosial: mengubah foto keluarga menjadi animasi ala Studio Ghibli menggunakan AI.
Tren ini bukan hanya unik, tapi juga memberi nuansa baru dalam mengabadikan momen kebersamaan di Hari Raya.
Dengan bantuan AI dari ChatGPT, siapa saja kini bisa membuat ilustrasi bergaya animasi Jepang hanya dalam beberapa langkah mudah.
Artikel ini akan mengulas bagaimana cara mengubah foto keluarga menjadi gambar animasi yang kekinian, termasuk prompt terbaik yang bisa digunakan agar hasilnya maksimal dan tetap aman secara hak cipta.
Animasi Studio Ghibli dikenal luas karena keindahan visualnya yang khas, penuh warna pastel, dan nuansa dongeng yang hangat.
Gaya ini menginspirasi banyak kreator konten untuk mengubah foto-foto biasa menjadi karya seni yang memikat.
Di momen Lebaran 2025, warganet memanfaatkan tren ini untuk menyulap foto keluarga Lebaran menjadi versi animasi Ghibli yang menggemaskan.
Dengan pakaian khas Lebaran, latar rumah kampung atau masjid, serta ekspresi ceria khas Idulfitri, hasil animasi yang dihasilkan menjadi lebih hidup dan menyentuh.
OpenAI baru saja meluncurkan fitur gambar berbasis GPT-4o di dalam platform ChatGPT, yang memungkinkan pengguna tidak hanya mengetik teks, tetapi juga mengunggah dan mengedit gambar. Pengguna ChatGPT Plus kini bisa merasakan fitur ini secara langsung.
Fitur ini memungkinkan pengguna mengubah foto menjadi ilustrasi dengan gaya tertentu, termasuk gaya Studio Ghibli. Dengan teknologi pemrosesan gambar berbasis AI, hasil editan menjadi sangat halus dan estetis, layaknya karya ilustrator profesional.
Berikut ini adalah langkah-langkah praktis untuk mengubah foto keluarga menjadi gambar animasi ala Ghibli menggunakan ChatGPT:
1. Login ke ChatGPT
Kunjungi situs ChatGPT
Masuk menggunakan akun Anda.
Jika belum berlangganan, Anda masih bisa menggunakan versi gratis, tapi untuk hasil terbaik, disarankan menggunakan ChatGPT Plus.
2. Unggah Foto yang Ingin Diubah
Setelah masuk ke sesi obrolan, klik ikon file untuk mengunggah foto.
Pilih foto keluarga Anda yang ingin diedit. Pastikan kualitas foto baik agar AI dapat membaca detail dengan jelas.
3. Masukkan Prompt yang Tepat
Setelah foto diunggah, masukkan prompt berikut ini:
“Ubah foto ini menjadi ilustrasi keluarga menjadi animasi, dengan latar suasana Lebaran yang hangat dan penuh warna.”
4. Eksperimen dengan Variasi Prompt
Jangan ragu untuk bereksperimen dengan prompt yang lebih spesifik. Misalnya:
“Ubah foto ini menjadi karakter anime bergaya Ghibli, dengan background rumah kampung saat Lebaran.”
“Transform this family photo into a whimsical Ghibli scene, with traditional Eid outfits and festive ambiance.”
Setiap prompt bisa menghasilkan gaya yang berbeda, jadi coba beberapa opsi untuk menemukan yang paling pas.
5. Tunggu Proses AI
Proses ini biasanya memakan waktu beberapa menit.
AI akan membaca foto, menerjemahkan perintah Anda, dan menghasilkan versi ilustrasi berdasarkan prompt yang diberikan.
6. Cek dan Revisi Hasil
Jika hasil pertama belum sesuai harapan, Anda bisa menyempurnakan prompt.
Tambahkan detail seperti “warna pastel”, “latar senja di halaman rumah”, atau “emosi kebersamaan keluarga saat Lebaran” untuk hasil yang lebih mendalam.
7. Simpan dan Bagikan
Setelah puas, simpan hasil gambar.
Gambar bisa digunakan untuk kartu ucapan digital, unggahan media sosial, atau bahkan dicetak sebagai kenang-kenangan.
Gunakan foto berkualitas tinggi dengan pencahayaan baik.
Fokus pada ekspresi wajah dan interaksi antar anggota keluarga.
Hindari penggunaan foto yang mengandung logo, tulisan, atau elemen berhak cipta, agar hasilnya tidak ditolak atau blur.
Tambahkan konteks seperti suasana Hari Raya Idulfitri atau background khas kampung halaman dalam prompt untuk hasil yang lebih personal.
Salah satu keuntungan menggunakan ChatGPT untuk mengubah foto menjadi animasi adalah proses ini tidak menggunakan karya dari pihak ketiga secara langsung. Karena AI menghasilkan ilustrasi dari nol berdasarkan prompt, maka risiko pelanggaran hak cipta bisa diminimalkan.
Namun, tetap hindari menyebut nama “Ghibli” dalam publikasi hasil akhir atau menjual hasilnya secara komersial, karena gaya tersebut tetap memiliki ciri khas yang dilindungi secara hukum.
Tren mengubah foto keluarga menjadi animasi Studio Ghibli lewat AI ChatGPT bukan hanya kreatif, tapi juga menjadi cara baru mengabadikan momen Lebaran dengan lebih menyentuh.
Hanya dengan beberapa langkah dan prompt yang tepat, siapa saja kini bisa memiliki ilustrasi unik yang viral dan kekinian.
***