
SERAYUNEWS – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Cilacap mengukuhkan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) se-Kecamatan Cilacap Selatan di Hotel Dafam Cilacap, Minggu (22/6/2026). Sebanyak 850 pengurus dikukuhkan dalam agenda yang dihadiri pengurus DPW PSI Jawa Tengah, DPD PSI Cilacap, dan ratusan kader.
Ketua DPD PSI Cilacap Edy Santoso mengatakan pengukuhan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat RT. Setelah pelantikan, para pengurus diminta langsung bergerak menjalankan program-program pemberdayaan yang telah disiapkan partai.
“Salah satu program yang akan kita jalankan adalah bantuan usaha kafe di setiap DPRT. Tujuannya agar bisa merangkul lebih banyak generasi muda sekaligus membuka peluang usaha,” ujarnya.
Menurut pria yang akrab disapa Bos Edy itu, antusiasme kader di Cilacap Selatan cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya pengurus yang bergabung hingga tingkat koordinator RT.
“Di Cilacap Selatan sudah sampai tingkat koordinator RT. Total ada sekitar 850 pengurus yang dikukuhkan hari ini. Antusiasmenya luar biasa,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada penguatan organisasi, PSI Cilacap juga menyiapkan sejumlah program ekonomi produktif bagi kader dan masyarakat.
Edy mengungkapkan beberapa program yang sudah berjalan antara lain bantuan usaha kafe, kios sayur, gerobak UMKM, hingga ternak bebek. Saat ini sejumlah usulan program baru juga tengah dimatangkan sebelum direalisasikan.
“Yang sudah berjalan ada bantuan kafe di wilayah barat, kios sayur, gerobak UMKM, dan ternak bebek. Ke depan masih ada program-program lain yang sedang kami siapkan, termasuk pelatihan agar usaha yang dijalankan bisa berkembang,” jelasnya.
Ia menilai pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan kesejahteraan kader sekaligus masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan itu, Edy juga menyampaikan optimisme PSI menghadapi Pemilu 2029. Dengan penguatan struktur hingga tingkat desa dan RT, PSI menargetkan dapat memperluas basis dukungan di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap.
“Kami optimistis pada 2029 nanti. Targetnya setiap kecamatan memiliki perwakilan di DPRD. Dengan pemekaran dapil menjadi delapan, peluang itu semakin terbuka,” katanya.
Edy menambahkan, seluruh 24 kecamatan dan 284 desa/kelurahan di Cilacap menjadi fokus pengembangan organisasi PSI ke depan.
Khusus untuk Cilacap Selatan, Edy melihat potensi besar dari sektor kelautan yang dapat mendukung program ekonomi partai. Wilayah tersebut memiliki pelabuhan kargo dan pelabuhan perikanan yang dinilai mampu menjadi penopang usaha masyarakat.
“Cilacap Selatan punya kekuatan di sektor laut. Nanti bisa ada kolaborasi dengan pelaku usaha perikanan untuk menyuplai kebutuhan kafe-kafe yang akan dibangun. Harapannya bisa menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Bos Edy juga menegaskan PSI akan mengedepankan politik yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Ia mengaku ingin mengubah pola pikir masyarakat agar tidak lagi terjebak dalam praktik politik uang.
“Saya menolak politik uang. Jangan sampai masyarakat hanya diperhatikan saat pemilu, lalu ditinggalkan setelahnya. Yang dibutuhkan masyarakat adalah solusi dan kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.
Menurutnya, kehadiran PSI harus mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk lebih kreatif, mandiri, dan memiliki peluang usaha yang berkelanjutan.
“Dengan potensi yang dimiliki Cilacap, masyarakat sebenarnya bisa mandiri. Tugas kami adalah menghadirkan program yang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya,” pungkas Edy.