
SERAYUNEWS-Malam jelang tahun baru 2026 sebentar lagi. Biasanya di malam jelang tahun baru, salah satu yang menjadi kebiasaan di berbagai tempat adalah adanya pesta kembang api. Langit akan penuh dengan percikan kembang api di malam jelang tahun baru.
Namun, sepertinya fenomena pesta kembang api di malam jelang tahun baru 2026, tidak akan segemerlap sebelumnya. Pasalnya, banyak pemerintah kabupaten yang mengimbau tidak ada pesta kembang api di malam jelang tahun baru 2026.
Selain pemerintah kabupaten di wilayah Eks Karesidenan Banyumas, beberapa pemerintah kabupaten di wilayah eks Karesidenan Pekalongan juga memberikan imbauan serupa. Pemkab Brebes memberikan imbauan agar tidak ada pesta kembang api dan konvoi di jelang malam tahun baru.
Imbauan Pemkab Brebes itu terlihat di Instagram Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Dinkominfotik). Selain Brebes, Pemkab Pemalang juga memberikan imbauan terkait malam jelang tahun baru.
Dikutip dari Instagram Pemkab Pemalang, ada beberapa poin imbauan dari Pemkab Pemalang terkait malam jelang tahun baru 2026.
Kemudian Kabupaten Tegal juga memberikan imbauan. Bupati Tegal ischak Maulana Rohman memberikan imbauannya. Berikut pernyataan Bupati Tegal Ischak terkait malam tahun baru seperti tertera di Instagram Humas Pemkab Tegal.
“Sebagai wujud empati terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia serta demi menjaga keamanan dan ketertiban umum, Bupati Tegal mengimbau masyarakat Kabupaten Tegal untuk tidak merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 secara berlebihan, seperti pesta kembang api maupun konvoi kendaraan bermotor.
Mari sambut tahun baru dengan cara yang lebih sederhana, positif, dan bermakna, diiringi doa dan munajat demi masa depan bangsa Indonesia yang gemilang.”