
SERAYUNEWS – Sebanyak 193 jemaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Mabrur Muhammadiyah Cilacap resmi dilepas, Minggu (12/4/2026). Prosesi pelepasan di Gedung IPHI Cilacap, disaksikan ribuan warga Muhammadiyah.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Tafsir. Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera dari Ketua PWM kepada perwakilan jemaah calon haji sebagai simbol kesiapan berangkat ke Tanah Suci.
Tak hanya itu, kegiatan juga dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap Annisa Fabriana, unsur Forkopimda, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap, serta lebih dari 5.000 warga Muhammadiyah dalam rangkaian silaturahmi dan halalbihalal.
Ketua PWM Jawa Tengah, Tafsir, mengapresiasi PDM Cilacap atas terselenggaranya kegiatan pengajian, silaturahmi, sekaligus pelepasan calon jemaah haji tersebut.
Ia menegaskan, pengelolaan keberangkatan haji bukan perkara mudah, mengingat banyaknya jemaah dengan latar belakang dan kesiapan yang beragam. Karena itu, kehadiran KBIHU dinilai sangat membantu pemerintah dalam membimbing calon jemaah agar lebih mandiri dan siap secara spiritual maupun teknis.
Menurutnya, ibadah haji memiliki tantangan tersendiri karena dilaksanakan secara bersamaan di tempat yang sama, yakni di Mekkah. Perbedaan kemampuan dan kekhawatiran antarjemaah menjadi alasan pentingnya manajemen yang profesional dan sesuai syariat.
Tafsir juga memberikan pesan khusus kepada para calon jemaah haji. Ia mengingatkan agar jemaah tidak mudah stres menghadapi berbagai kekhawatiran sebelum berangkat.
“Banyak jemaah stres karena memikirkan keluarga yang ditinggalkan, takut ke negeri orang, hingga terpengaruh mitos-mitos yang tidak benar. Ini harus dihindari,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan, mengingat ibadah haji merupakan ibadah fisik yang memerlukan stamina prima. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan dan kesabaran selama menjalankan ibadah.
“Ikhlas, sabar, dan sehat adalah kunci utama agar ibadah haji berjalan lancar dan menjadi haji yang mabrur,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap, Habib Ghozali, menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam pelayanan umat, selain sektor pendidikan dan kesehatan. Ia menyebut, keberangkatan jemaah haji tahun ini menjadi kebahagiaan bersama, sekaligus momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas elemen di Cilacap.
Ia menambahkan, kegiatan pelepasan jemaah haji ini merupakan agenda rutin yang dikemas bersama silaturahmi warga Muhammadiyah. Tahun ini, jumlah jemaah KBIHU Al Mabrur yang akan berangkat mencapai sekitar 193 orang dan terus mengalami peningkatan setiap tahun.
“Ini agenda rutin yang kita kolaborasikan dengan persiapan pemberangkatan haji. Alhamdulillah tahun ini jemaah terus meningkat. Kita doakan bersama semoga saudara-saudara kita dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Sementara itu, Plh Sekda Cilacap Annisa Fabriana berharap penyelenggaraan haji ke depan semakin tertata dengan adanya kementerian khusus yang menangani haji dan umrah.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji Indonesia.
Ia juga berharap KBIHU, termasuk Al Mabrur, dapat terus menjalankan perannya secara profesional dalam membimbing para tamu Allah, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
“Harapannya seluruh jemaah dapat menjalankan rukun, wajib, dan sunnah haji dengan baik, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Dengan pelepasan ini, ratusan jemaah calon haji dari Muhammadiyah asal Cilacap diharapkan siap menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk, serta pulang dengan predikat haji yang mabrur.