
SERAYUNEWS – Program mudik gratis kembali digelar pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk menyambut Lebaran 2026.
Masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa biaya transportasi dapat mulai mendaftarkan diri pada 1 Maret 2026.
Pendaftaran dilakukan secara daring dan akan ditutup otomatis ketika kuota telah terpenuhi.
Program ini menjadi salah satu solusi pemerintah untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan selama periode arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pendaftaran Dibuka 1 Maret 2026 Secara Online
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memastikan pendaftaran mudik gratis dimulai pada 1 Maret 2026 melalui laman resmi Penghubung Nusantara.
Sistem pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online, sehingga calon peserta bisa mengaksesnya dari mana saja.
Karena jumlah kursi terbatas, masyarakat disarankan segera mendaftar pada hari pertama pembukaan. Pendaftaran akan ditutup begitu kuota terpenuhi, tanpa menunggu batas waktu tertentu.
Selain angkutan bus, program mudik gratis tahun ini juga mencakup layanan kereta api untuk pengangkutan sepeda motor (motis) dan tiket kapal laut gratis, sehingga pilihan moda transportasi lebih beragam.
Link Daftar Mudik Gratis Kemenhub 2026
Proses pendaftaran dilakukan melalui situs resmi Penghubung Nusantara di alamat nusantara.kemenhub.go.id/mudik-gratis/v2.
Calon peserta perlu membuat akun terlebih dahulu dengan melakukan registrasi pengguna.
Setelah akun aktif, peserta dapat memilih jadwal dan rute tujuan sesuai ketersediaan kuota.
Selanjutnya, data diri seluruh peserta yang akan berangkat harus diisi secara lengkap dan benar.
Tahap terakhir adalah proses verifikasi sesuai waktu dan lokasi yang ditentukan sistem. Peserta yang telah lolos verifikasi akan mendapatkan konfirmasi resmi sebagai tanda berhasil terdaftar.
Kuota dan Fasilitas yang Disediakan
Untuk angkutan jalan menggunakan bus, pemerintah menyiapkan 401 unit bus dengan total kapasitas 15.834 penumpang. Fasilitas ini tersedia untuk arus mudik maupun arus balik.
Tak hanya itu, tersedia pula delapan unit truk untuk pengangkutan sepeda motor dengan kapasitas mencapai 240 unit kendaraan.
Fasilitas ini diperuntukkan bagi pemudik yang ingin tetap menggunakan sepeda motor di kampung halaman tanpa harus mengendarainya jarak jauh.
Khusus pengangkutan motor, kota tujuan yang dilayani antara lain Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Daftar Kota Tujuan Mudik Gratis 2026
Program mudik gratis tahun ini mencakup 34 kota tujuan yang tersebar di 10 provinsi, meliputi wilayah Sumatera dan Pulau Jawa.
Untuk wilayah Sumatera, tujuan meliputi Aceh, Medan, Padang, Palembang, Lampung, dan Bengkulu. Sementara di Jawa Barat tersedia rute ke Garut, Tasikmalaya, Cirebon, dan Kuningan.
Di Jawa Tengah, pilihan kota cukup banyak, seperti Semarang, Solo, Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Jepara, Sragen, Wonogiri, dan Purwokerto.
Untuk Daerah Istimewa Yogyakarta tersedia rute ke Yogyakarta dan Wonosari. Sedangkan di Jawa Timur meliputi Madiun, Surabaya, Malang, Tuban, dan Tulungagung.
Adapun arus balik akan diberangkatkan dari 12 kota, termasuk Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Madiun, Kuningan, Purwokerto, Palembang, Padang, Medan, dan Aceh.
Jadwal Keberangkatan Arus Mudik dan Balik
Keberangkatan arus mudik dibagi dalam tiga hari. Pada 16 Maret 2026, bus diberangkatkan dari Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan.
Kemudian pada 17 Maret 2026, keberangkatan dilakukan dari Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Pulogebang Jakarta.
Selanjutnya pada 18 Maret 2026, pemberangkatan dilakukan dari Terminal Kampung Rambutan Jakarta dan Terminal Poris Plawad Tangerang.
Sementara untuk arus balik, seluruh keberangkatan dijadwalkan pada 25 Maret 2026 dari berbagai terminal di kota tujuan, termasuk Terminal Mangkang Semarang, Terminal Giwangan Yogyakarta, Terminal Tirtonadi Solo, Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Amplas Medan, hingga Terminal Batoh Aceh.
Bagi masyarakat yang berminat, penting untuk memantau informasi resmi dan bersiap melakukan pendaftaran tepat waktu agar tidak kehabisan kuota.***











