
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Banjarnegara menggelar Pengajian Akbar untuk menyambut kepulangan jemaah haji Banjarnegara tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Pendapa Dipayuda Adigraha, Rabu (8/7/2026), dihadiri sekitar 900 jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci.
Pengajian ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual agar para haji dan hajah dapat menjaga kemabruran haji serta menjadi teladan di tengah masyarakat.
Wakil Bupati Banjarnegara H. Wakhid Jumali mengingatkan para jemaah agar tidak hanya menyandang gelar haji, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan menjadi Haji dan Hajah baru, namun tidak mau membantu saudara yang kesusahan, ataupun menjadi orang yang serakah. Jadilah para Haji dan Hajah yang selalu mengutamakan kebaikan,” kata Wabup.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menyerahkan Kartu Anggota IPHI secara simbolis kepada lima perwakilan jemaah. Seluruh jemaah haji Banjarnegara tahun 2026 otomatis tercatat sebagai anggota IPHI Kabupaten Banjarnegara.
Pengajian Akbar menghadirkan penceramah KH. Ahmad Gunanto dari Purbalingga. Dalam tausiahnya, ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan Allah SWT yang diberikan kepada umat-Nya.
“Haji adalah panggilan, dan haji bagi yang mampu. Sedangkan panggilan ada dua, yaitu panggilan langsung dan panggilan tidak langsung. Dan haji bagi yang mampu. Kadang yang mampu saja kalau ditanya kenapa belum haji, jawabnya karena belum menerima panggilan,” ujarnya.
KH. Ahmad Gunanto juga mengajak seluruh jemaah haji Banjarnegara menjadi pribadi yang mampu membawa keberkahan serta perubahan positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Wakil Ketua IPHI Banjarnegara H. Masdiro menjelaskan, pengajian tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memotivasi para haji dan hajah agar terus menjaga semangat ibadah setelah kembali ke Tanah Air.
Ia menyampaikan, seluruh jemaah haji Banjarnegara tahun 2026 telah kembali ke Indonesia. Total terdapat 1.042 jemaah haji yang tergabung dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 69, 70, 71, dan 72.
Masdiro juga mengungkapkan bahwa dalam penyelenggaraan haji tahun ini terdapat empat jemaah yang meninggal dunia di Arab Saudi, sementara satu jemaah menjalani tanazul atau berpindah kloter.
Kegiatan Pengajian Akbar semakin semarak dengan penampilan grup rebana Roudzotun Isya dari Gemuruh yang dipimpin Hj. Siti Nur’aini, serta paduan suara dari MTP IPHI Cabang Purwanegara.