
SERAYUNEWS – Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, resmi mengukuhkan 146 guru untuk mengemban tugas baru sebagai kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Pendopo Sipanji Purwokerto pada Selasa (21/04/2026).
Didampingi Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti dan Sekda Agus Nur Hadie, Bupati Sadewo menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah adalah posisi strategis sebagai pemimpin pendidikan, bukan sekadar peran administratif.
“”Para kepala sekolah baru diharapkan menjadi motor penggerak perubahan serta teladan bagi guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik,” kata Sadewo.
Dalam arahannya, Sadewo menitipkan empat poin utama bagi para pemimpin satuan pendidikan yang baru dilantik. Mereka harus mampu beradaptasi dengan masa depan demi peningkatan mutu pendidikan.
Kepala sekolah dan tenaga pendidik, wajib melek teknologi dan mendorong digitalisasi layanan pendidikan. Dalam menjalankan kinerja, mengedepankan akuntabilitas demi menjaga kepercayaan publik. Serta menjadi teladan dalam disiplin dan semangat melayani.
Selain memberikan ucapan selamat, Bupati Sadewo memberikan perhatian serius pada isu Anak Tidak Sekolah (ATS) yang dilaporkan mencapai belasan ribu jiwa di wilayah Banyumas. Ia menginstruksikan jajarannya untuk melakukan validasi lapangan.
“Saya meminta adanya verifikasi data yang akurat terkait laporan tersebut,” kata dia.
Ia juga menyayangkan fenomena anak usia sekolah yang kini lebih banyak menghabiskan waktu dengan ponsel dibandingkan menuntut ilmu. Menurutnya, peran keluarga sangat krusial dalam memutus rantai masalah ini.
“Pendidikan adalah modal utama masa depan. Orang tua harus lebih ketat dalam mengawasi anak-anak mereka,” ujarnya.
Sadewo mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersinergi demi mewujudkan Banyumas yang lebih produktif, adil, dan sejahtera melalui pendidikan yang berkarakter.
“Jadilah pemimpin yang tidak hanya mengatur, tetapi juga menginspirasi,” kata dia.