
CILACAP, SERAYUNEWS — Semarak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia turut dirasakan keluarga besar Ethos Kreatif Indonesia. Ratusan karyawan meramaikan kawasan wisata Benteng Pendem, Cilacap, Jawa Tengah, dengan menggelar jalan sehat dan berbagai perlombaan, Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus momentum memperkuat kebersamaan antar-karyawan Ethos Kreatif Indonesia yang berasal dari sejumlah kantor operasional di wilayah Cilacap.
Acara dihadiri Chairman Ethos Kreatif Indonesia Mukit Hendrayatno, Direktur Utama Ethos Kreatif Indonesia Lucky Hatreztyo, Direktur HCM & Support Service Achmad Subarkah, jajaran direksi dan manajemen, Ketua Yayasan Amal Bunda Anita Ratna Faoziyah, serta keluarga besar Ethos Grup.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah jalan sehat dengan rute sekitar 4 kilometer.
Peserta memulai perjalanan dari Benteng Pendem, kemudian melewati kawasan Teluk Penyu, Kelurahan Cilacap, sebelum kembali dan finis di Benteng Pendem.
Jalan sehat tersebut tidak hanya menjadi aktivitas olahraga. Para peserta juga membawa dan menampilkan berbagai replika serta cosplay produk yang dikembangkan Ethos Kreatif Indonesia.
Kreativitas peserta terlihat melalui berbagai atribut yang merepresentasikan produk, mulai dari susu kambing Etawalin, madu Zymuno, Freshmag, Gizidat, Etawaku, Mefree, hingga sejumlah produk lainnya.
Masing-masing kantor operasional yang tergabung dalam Ethos Grup ikut memperkenalkan produk melalui atribut dan kostum unik sepanjang perjalanan.
Penampilan tersebut membuat suasana jalan sehat semakin semarak. Ratusan karyawan juga membuat kawasan Benteng Pendem dan jalur menuju Teluk Penyu dipenuhi peserta dengan beragam kostum dan atribut.

Chairman Ethos Kreatif Indonesia Mukit Hendrayatno mengatakan momentum kemerdekaan seharusnya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Menurutnya, setiap orang perlu mengambil peran dan memberikan kontribusi bagi Indonesia.
Mukit mengutip pesan Presiden Soekarno mengenai pentingnya kontribusi masyarakat terhadap bangsa.
“Jangan bertanya apa yang telah bangsa ini berikan kepada kita, tapi marilah bertanya apa yang kita berikan kepada bangsa Indonesia. Merdeka!” Ujar Mukit dalam sambutannya.
Mukit mengakui Indonesia masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari hukum, ekonomi, pengelolaan sumber daya alam, hingga tantangan industri dalam negeri.
Namun, menurutnya, berbagai persoalan tersebut tidak seharusnya membuat masyarakat semakin terpecah. Sebaliknya, keberagaman, kebersamaan, keamanan, dan kedamaian perlu dijaga bersama.
“Oleh karena itu, keberagaman, kebersamaan, keamanan, kedamaian yang kita rasakan ini sungguh-sungguh amat mahal, teman-teman semua. Jadi perdamaian ini mahal dan etos kreatif Indonesia mengambil posisi untuk tidak tengok kiri tengok kanan,” ungkapnya.

Mukit menegaskan Ethos Kreatif Indonesia memilih mengambil peran melalui pengembangan produk lokal dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, produk dalam negeri perlu memiliki daya saing sehingga mampu menjadi tuan rumah di pasar sendiri.
“Anak-anak muda Ethos kreatif Indonesia berdiri dan memilih untuk menjadi pejuang produk-produk lokal yang bisa mengelevasi kegiatan ekonomi daerah dan menjadi pejuang ekonomi kerakyatan,” ujarnya.
Ia berharap produk-produk yang dikembangkan Ethos Kreatif Indonesia mampu bersaing dan memiliki posisi kuat di pasar dalam negeri.
“Supaya produk nasional seperti Etawalin, Freshmag, Gizidat, Zymuno, Etawaku tidak menjadi jago di negerinya sendiri, kalah sama produk-produk impor, menang dan berdaulat di negerinya sendiri,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi salah satu tema utama dalam perayaan kemerdekaan Ethos Kreatif Indonesia. Semangat kemerdekaan diterjemahkan melalui dukungan terhadap produk nasional dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama Ethos Kreatif Indonesia Lucky Hatreztyo mengatakan kegiatan Agustusan juga menjadi momentum bagi karyawan untuk belajar membangun kolaborasi.
Ia mengapresiasi antusiasme karyawan yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan serupa sebelumnya telah digelar di Purwokerto dan kini berlanjut di Cilacap.
“Mari kita jadikan kegiatan ini tuh untuk belajar kolaborasi, belajar mengenal satu sama lain, belajar untuk fokus, nanti kan ada perlombaan-perlombaan untuk fokus,” ujarnya.
Lucky menyebut terdapat sejumlah nilai yang dapat dipetik dari kegiatan tersebut. Salah satunya mendorong karyawan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik yang kemudian dapat diterapkan dalam pekerjaan.
Kegiatan bersama juga menjadi sarana membangun sikap saling mendukung dan bekerja sama untuk mencapai target.
“Satu, mungkin kita belajar untuk bisa mengeluarkan apa yang terbaik, mudah-mudahan itu bisa dibawa di dunia pekerjaan. Yang kedua itu, kita belajar untuk saling support satu sama lain. Yang ketiga adalah, kerja bareng itu buat achieve target itu harus,” ujarnya.
Selain jalan sehat, keluarga besar Ethos Kreatif Indonesia juga menggelar berbagai perlombaan untuk menyemarakkan HUT ke-81 RI.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Karyawan dari berbagai bagian dapat berkumpul dan berinteraksi di luar rutinitas pekerjaan.
Lucky mengajak seluruh peserta menikmati rangkaian kegiatan sekaligus menjaga kekompakan.
“Please enjoy the game, selamat bertanding, tetap stay safe, stay solid,” ungkapnya.
Kegiatan HUT ke-81 RI di Benteng Pendem Cilacap tidak hanya menjadi ruang rekreasi dan hiburan bagi keluarga besar Ethos Kreatif Indonesia.
Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi internal dan menyampaikan komitmen terhadap pengembangan produk lokal serta perekonomian daerah.
Melalui jalan sehat, perlombaan, dan berbagai kreativitas yang ditampilkan karyawan, semangat kemerdekaan diwujudkan dalam bentuk kebersamaan sekaligus dorongan agar produk Indonesia semakin kuat dan mampu bersaing di negeri sendiri.