
SERAYUNEWS – Semua ramalan sebelum laga seolah runtuh seketika. Manchester United yang sebelumnya diprediksi bakal tumbang, justru tampil perkasa dan sukses menaklukkan Manchester City dalam Derby Manchester di Old Trafford.
Sebelum pertandingan, sejumlah pihak mulai dari pundit sepak bola hingga analisis berbasis AI menilai Setan Merah tak akan mampu meredam dominasi City. Penilaian itu dinilai wajar, mengingat Manchester United dalam dua laga terakhir gagal meraih kemenangan dan bahkan kalah 1-2 dari Brighton & Hove Albion.
Selain itu, Setan Merah juga baru saja mengalami pergantian pelatih usai pemecatan Ruben Amorim, dengan Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer interim dan langsung memimpin laga panas tersebut.
Sejak menit awal babak pertama, Derby Manchester berjalan dengan tensi tinggi. Kedua tim saling melancarkan serangan. Meski Manchester United terlihat lebih banyak bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik, efektivitas permainan mereka terlihat jelas saat menguasai bola.
Babak pertama diwarnai permainan keras. Wasit Anthony Taylor mengeluarkan tiga kartu kuning, dua untuk pemain Manchester United yakni Diogo Dalot dan Luke Shaw, serta satu kartu kuning untuk gelandang Manchester City, Rodri, yang menjegal Patrick Dorgu menjelang turun minum. Hingga babak pertama berakhir, skor masih kacamata 0-0.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Kedua tim berupaya keras memecah kebuntuan. Meski Manchester City unggul penguasaan bola, mereka belum mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang kiper Manchester United, Senne Lammens, hingga menit ke-60.
Manchester United justru tampil klinis. Melalui skema serangan balik cepat, Bruno Fernandes menggiring bola dan mengirimkan umpan datar ke arah Bryan Mbeumo. Tanpa ragu, Mbeumo memanfaatkan peluang tersebut dan sukses menjebol gawang Gianluigi Donnarumma pada menit ke-65.
Tertinggal satu gol, Manchester City meningkatkan intensitas serangan. Namun, upaya mereka kerap kandas oleh solidnya barisan pertahanan Setan Merah.
Kembali mengandalkan serangan balik, Manchester United menambah keunggulan pada menit ke-76. Matheus Cunha mengirimkan umpan silang yang langsung disambut Patrick Dorgu dan mengubah skor menjadi 2-0.
Drama belum usai. Pada menit ke-90+1, pemain pengganti Mason Mount ikut mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan silang dari Matheus Cunha, Mount sukses membobol gawang Donnarumma. Namun, ternyata gol tersebut dianulir oleh wasit karena dianggap offside.
Menariknya, kemenangan ini tak lepas dari kokohnya lini pertahanan Manchester United. Sejak babak pertama, duet Harry Maguire, Lisandro Martinez, Luke Shaw, dan Diogo Dalot tampil disiplin dan kompak dalam meredam serangan City. Hasilnya, Manchester City hanya mampu melepaskan tujuh tembakan tanpa satu pun yang mengarah ke gawang.
Sebaliknya, Manchester United mencatatkan 10 tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran. Meski kalah penguasaan bola dengan 32% berbanding 68% milik City, Setan Merah justru tampil lebih efektif dan keluar sebagai pemenang Derby Manchester.