
SERAYUNEWS – Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Cilacap sepanjang tahun 2025 masih menjadi pekerjaan rumah serius bagi kepolisian. Berdasarkan rilis akhir tahun Polresta Cilacap, jumlah kecelakaan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan korban meninggal dunia mencapai ratusan orang.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono menyampaikan, selama tahun 2025 tercatat sebanyak 1.125 kejadian kecelakaan lalu lintas. Jumlah tersebut meningkat 43 kejadian atau 3,97 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencatatkan 1.082 kejadian.
“Korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 tercatat sebanyak 170 orang. Angka ini meningkat empat orang dibandingkan tahun 2024,” kata Budi Adhy Buono saat press release akhir tahun.
Meski jumlah kecelakaan dan korban meninggal meningkat, petugas mencatat tidak ada korban luka berat sepanjang 2025, sama seperti tahun sebelumnya. Sementara korban luka ringan tercatat sebanyak 1.405 orang, naik 50 orang atau 3,69 persen dibandingkan tahun 2024.
Di sisi lain, data penindakan pelanggaran lalu lintas justru menunjukkan tren penurunan. Sepanjang 2025, Polresta Cilacap mencatat sebanyak 4.878 tilang, turun 1.169 perkara atau 19,33 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah teguran juga menurun signifikan, dari 7.012 teguran pada 2024 menjadi 5.328 teguran pada 2025.
Di sisi lain, peningkatan kecelakaan lalu lintas ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kelalaian pengendara, kepadatan arus kendaraan, hingga kesadaran tertib berlalu lintas di sejumlah ruas jalan yang perlu ditingkatkan.
Kapolresta Cilacap mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas, terutama setelah pergantian tahun. “Kami mengajak masyarakat untuk lebih tertib di jalan raya, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.