
SERAYUNEWS-Setelah ajang AFF U19 usai, Indonesia akan menjalani ajang kualifikasi Piala Asia U20. Anak asuh Nova Arianto harus bekerja sangat keras agar bisa lolos ke Piala Asia U20 tahun depan.
AFF U19 baru saja usai. Australia menjadi juara setelah di final mengalahkan Thailand 2-0, Sabtu (13/76/2026). Sementara, Indonesia ada di peringkat tiga usai mengalahkan Kamboja 1-0.
Setelah ajang sepak bola kelompok umur di Asia Tenggara plus Australia itu, Indonesia akan menjalani kualifikasi Piala Asia U20. Indonesia ada di grup H bersama tuan rumah Laos, Australia, dan Malaysia.
Nantinya juara grup akan lolos ke Piala Asia U20. Sementara runner up bisa lolos ke Piala Asia U20 jika masuk tujuh runner up terbaik.
Di ajang kualifikasi itu, Indonesia akan main tiga kali. Perincian pertandingan Indonesia adalah sebagai berikut:
31 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB: Indonesia vs Malaysia
3 September 2026 pukul 19.00 WIB: Indonesia vs Laos
6 September 2026 pukul 16.00 WIB: Indonesia vs Australia
Jika melongok jadwal, maka cukup menguntungkan bagi Indonesia. Sebab, lawan terberat yakni Australia baru akan dilawan di laga terakhir. Jika Indonesia mampu mendapatkan dua kemenangan dalam dua laga awal, maka bisa memantau grup lain.
Bahkan, bukan tidak mungkin jika mampu menang di dua laga awal, Indonesia dipastikan masuk sebagai runner up terbaik.
Jika lolos ke Piala Asia U20 tahun depan, maka Indonesia akan bermain di ajang yang berlangsung di China tersebut. Ajang akan dilaksanakan pada 24 Maret sampai 10 April 2027.
Akan ada 16 tim yang berpartisipasi di ajang itu. Mereka terbagi dalam empat grup. Nantinya juara dan runner up grup berhak lolos ke babak perempatfinal. Pemenang perempatfinal ke semifinal dan pemenang semifinal ke final.
Nantinya semifinalis ajang Piala Asia U20 tahun 2027 akan lolos ke Piala Dunia U20 tahun 2027. Piala Dunia U20 tahun 2027 akan berlangsung di Uzbekistan dan Azerbaijan pada tahun 2027, tapi waktu pelaksanaannya belum diumumkan.
Indonesia sendiri di tangan Nova Arianto ingin lolos ke Piala Dunia U20. Tentunya harus lolos dari kualifikasi dan masuk empat besar Piala Dunia U20.
Dalam sejarahnya Indonesia baru sekali mengikuti Piala Dunia U20. Hal itu terjadi pada 1979 yang berlangsung di Jepang. Kala itu Argentina satu grup dengan Polandia, Argentina, dan Yugoslavia. Argentina kala itu diperkuat oleh Diego Maradona.
Indonesia babak belur di ajang tersebut. Dalam tiga pertandingan, Indonesia dibobol 16 kali dan tak bisa mencetak gol.
Lolosnya Indonesia di Piala Dunia 1979 cukup unik. Sebenarnya saat itu Indonesia hanya berstatus sebagai perempatfinalis di Piala Asia U20 tahun 1978. Yang berhak lolos ke Piala Dunia U20 tahun 1979 adalah dua tim plus Jepang sebagai tuan rumah.
Dari empat tim semifinalis hanya Korea Selatan yang ikut. Sementara Irak, Kuwait, dan Korea Utara memutuskan tidak berpartisipasi di Piala Dunia U20 tahun 1979. Akhirnya Indonesia yang dapat durian runtuh. Indonesia lolos ke Piala Dunia U20 tahun 1979 karena tiga negara yang lebih berhak memutuskan tak mengikuti ajang tersebut.
Kemudian pada 2023 sebenarnya Indonesia adalah tuan rumah. Namun kala itu ada polemik terkait keikutsertaan Israel. Israel tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Situasi politik riuh dan penolakan pada Israel menguat.
Akhirnya FIFA memutuskan membatalkan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U20 tahun 2023. Kala itu Argentina ditunjuk menjadi pengganti Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20. Tak lama berselang, timnas Argetina senior mau main di Indonesia dalam laga uji coba.
Maka kini adalah waktu dan usaha Indonesia untuk mengulangi capaian pada 1979 yani lolos Piala Dunia U20. Indonesia harus bekerja keras dan harus bisa menjungkalkan Australia dalam persaingan.
Jika melihat performa di AFF U19 baru lalu, Australia adalah tim yang kuat. Buktinya Indonesia kerepotan mengembangkan permainan melawan Australia. Di kualifikasi Piala Asia U20, Indonesia harus mampu mengimbangi dan syukur-syukur mengalahkan Australia.