
SERAYUNEWS — Bukan sekadar seremoni, momen Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Rutan Kelas IIB Banyumas berubah jadi aksi kemanusiaan yang menyentuh. Bertempat di PMI Banyumas, jajaran pegawai hingga CPNS kompak mendonorkan darah demi satu tujuan: menyelamatkan nyawa, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan, Kasubsi Pengelolaan, staf pegawai, CPNS, hingga peserta magang dari
Kementerian Ketenagakerjaan. Dengan penuh kesadaran, mereka rela menyumbangkan darah di tengah tingginya kebutuhan stok darah di fasilitas kesehatan.
Suasana di lokasi donor terasa hangat sekaligus penuh kepedulian. Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan ketat oleh tenaga medis profesional. Hal ini memastikan setiap tetes darah yang diberikan aman dan benar-benar layak untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Kasubsi Pengelolaan, Cakra Citra Sari, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan rutinitas biasa. “Ini bukan sekadar agenda tahunan. Setiap tetes darah yang kami berikan adalah harapan hidup bagi orang lain,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto. Ia menekankan bahwa pemasyarakatan tidak hanya soal pembinaan warga binaan, tetapi juga tentang kepedulian sosial yang nyata. “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai institusi, tapi sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan berkontribusi,” katanya.
Aksi donor darah ini tak hanya berdampak bagi penerima, tetapi juga memperkuat solidaritas di internal Rutan Banyumas. Di sisi lain, darah yang terkumpul akan sangat membantu pasien kecelakaan, operasi, hingga penderita penyakit yang membutuhkan transfusi rutin.
Lewat kegiatan ini, Rutan Banyumas menunjukkan bahwa di balik tembok institusi, ada kepedulian besar yang terus mengalir. Setetes darah mungkin terlihat kecil, tapi bagi mereka yang membutuhkan, ini bisa jadi penyelamat hidup.