
BANYUMAS, SERAYUNEWS – Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) nonaktif, Prof. Akhmad Sodiq, ternyata menggratiskan fasilitas tempat tinggal dan bahan makanan bagi puluhan mahasiswa kurang mampu di sebuah pendopo milik pribadinya.
Pendopo tersebut terletak di desa yang sama dengan rumah utamanya di Desa Pasir Wetan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Begitu masuk di lingkungan pendopo itu, papan-papan bekas ada di beberapa tempat. Bangunan yang dikenal dengan sebutan pendopo itu, dihuni sekitar 25 mahasiswa dari berbagai daerah yang mayoritas berkuliah di Unsoed dan satu mahasiswa dari Universitas Wijayakusuma (Unwiku).
Salah satu penghuni yang enggan disebutkan namanya menuturkan, ia sudah tinggal di tempat tersebut sejak awal masuk kuliah pada pertengahan 2025.
“Semuanya free, tempat tinggal dan makan. Kalau makan dikasih bahan makanan, kita masak sendiri,” ujarnya, Kamis (27/08/2026) sore.
Ia menjelaskan, jumlah penghuni pendopo bersifat dinamis bergantung pada mahasiswa yang telah lulus. Di lokasi tersebut, terdapat pula seorang mahasiswa yang tinggal bersama ayahnya yang tidak memiliki pekerjaan. Sang ayah diperbantukan untuk merawat area tempat tinggal tersebut.
Meskipun membebaskan biaya tempat tinggal dan konsumsi harian, Prof. Sodiq tidak menanggung biaya kuliah para mahasiswa. Sebagian besar penghuni mengandalkan beasiswa atau biaya mandiri.
“Dibantu fasilitas ini saja sudah sangat merasa terbantu. Biaya kos di Purwokerto kan sudah mahal, kalau dikalkulasi satu tahun sudah lumayan, bisa untuk keperluan lain,” lanjutnya.
Di mata para mahasiswa penghuni pendopo, Prof. Sodiq dikenal sebagai sosok yang sederhana, baik, dan perhatian. Meski tidak memiliki jadwal rutin, ia sering menyempatkan diri datang setiap bulan untuk menyapa dan memantau perkembangan studi mereka.
Selain itu, Prof. Sodiq kerap memberikan upah tambahan jika ada pekerjaan atau bantuan tertentu yang dilakukan oleh para mahasiswa.
Kabar mengenai penonaktifan mantan rektor tersebut mendatangkan guncangan bagi para penghuni pendopo. “Ya kaget, tidak percaya juga. Tahu informasinya pas hari Jumat,” pungkasnya.
Seperti diketahui Prof Akhmad Sodiq jadi tersangka dugaan korupsi dalam penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di Unsoed. Selain Akhmad Sodiq, yang jadi tersangka dan ditahan KPK adalah Wakil Rektor III Prof. Norman Arie Prayogo, Kepala Bagian Akademik Eko Sumanto, serta tiga pihak swasta, Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono yang merupakan keponakan Akhmad Sodiq.
Terkait kasus itu KPK melakukan penggeledahan di beberapa tempat di Banyumas. Tapi pendopo milik Akhmad Sodiq yang dihuni para mahasiswa bukan termasuk yang digeledah KPK.