
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof. Noor Farid mengungkap rencana pelaksanaan wisuda pada 8 dan 9 September 2026.
Informasi itu disampaikan Noor Farid saat menemui massa aksi di Halaman Rektorat Unsoed, Kamis (27/8/2026). Ia mengatakan jadwal tersebut masih menunggu penyelesaian proses yudisium sebelum diumumkan secara resmi.
“Secara resminya akan diumumkan. Kemarin sudah dibahas bahwa wisuda akan dilaksanakan pada bulan September tanggal 8 dan 9. Rencananya memang waktu itu memang akhir Agustus, sehingga di sini ada masalah makanya diundur sedikit,” kata Noor Farid.
Noor Farid menjelaskan, proses yudisium masih berlangsung hingga 31 Agustus. Karena itu, pihak universitas belum dapat langsung menetapkan dan mengumumkan jadwal wisuda.
“Makanya kita nunggu sampai 31 Agustus. Itu kan masih ada yudisium, makanya di-hold kan,” jelasnya.
Setelah proses tersebut selesai, pengumuman jadwal wisuda diperkirakan dapat dilakukan pada awal September.
“Kira-kira itu. Jadi, karena ada masih ada waktu kira-kira kalau awal September diumumkan, bisa tanggal 8 dan 9. Dan undangan bisa diambil tanggal Jumat dan Seninnya. Senin itu Gladi Bersih, tanggal 7. Berarti tanggal 8 dan 9,” tambahnya.
Berdasarkan penjelasan tersebut, gladi bersih direncanakan berlangsung pada Senin, 7 September 2026, sedangkan wisuda digelar dua hari berikutnya, yakni 8 dan 9 September 2026.
Namun, jadwal tersebut masih berupa rencana dan belum menjadi keputusan resmi universitas.
Noor Farid mengatakan jadwal wisuda sebelumnya sempat dirancang pada 9 dan 10 September. Dalam pembahasan berikutnya, muncul usulan untuk memajukannya menjadi 8 dan 9 September.
“Kemarin karena rapatnya begitu, tadinya kita rencanakan tanggal 9 dan 10, tapi ada usulan tanggal 8 dan 9,” terangnya.
Perubahan jadwal tersebut berkaitan dengan penyesuaian agenda akademik yang masih berjalan di lingkungan kampus.
Dengan kondisi tersebut, calon wisudawan diimbau menjadikan pengumuman resmi Unsoed sebagai acuan akhir, termasuk untuk memastikan jadwal pengambilan undangan dan gladi bersih.
Rencana wisuda tersebut disampaikan di tengah proses hukum yang melibatkan sejumlah pejabat Unsoed.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi terkait proses penerimaan mahasiswa baru.
Keenamnya yakni Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq, Wakil Rektor III Prof. Norman Arie Prayogo, Kepala Bagian Akademik Eko Sumanto, serta tiga pihak swasta, Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono yang merupakan keponakan Akhmad Sodiq.
KPK melakukan penahanan terhadap keenam tersangka selama 20 hari pertama sejak Jumat, 21 Agustus 2026. Mereka ditahan di Rumah Tahanan KPK.
Meski proses hukum berlangsung, agenda akademik di Unsoed tetap berjalan. Salah satunya persiapan wisuda yang kini direncanakan berlangsung pada 8 dan 9 September 2026.