
SERAYUNEWS — Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Banjarnegara kembali menggelar program edukatif bertajuk Kominfo Goes to School di SMA Negeri 1 Wanadadi, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan membekali para siswa yang disebut sebagai generasi Homo Digitalis agar mampu menavigasi dunia digital dengan cerdas, etis, dan aman.
Kepala Dinas Kominfo Banjarnegara, Sagiyo, menegaskan bahwa tantangan remaja masa kini jauh lebih kompleks dibandingkan generasi terdahulu.
Jika dulu pengawasan cukup dengan mengunci pintu rumah, kini dunia luar bisa diakses melalui ponsel dari dalam kamar.
“Teknologi memberikan kemudahan luar biasa untuk belajar dan berkoneksi, namun setiap kemudahan mengandung bahaya. Kita sekarang adalah Homo Digitalis, manusia yang hampir seluruh hidupnya terhubung dengan alat digital. Tapi hati-hati, ada ancaman kesehatan seperti kerusakan pendengaran dan gangguan psikologis seperti Nomophobia (gelisah tanpa ponsel),” kata Sagiyo.
Sementara itu, Arif Widodo Al-Azis menyampaikan empat kemampuan utama yang wajib dimiliki siswa di era digital.
Pertama, Digital Skill, yakni kemampuan menggunakan teknologi untuk hal produktif, termasuk pemanfaatan AI (Artificial Intelligence) untuk membantu tugas sekolah.
Kedua, Digital Ethics, yaitu menjaga sopan santun dan etika berkomunikasi di media sosial sebagaimana berinteraksi di dunia nyata.
Ketiga, Digital Safety, yakni melindungi data pribadi dan mewaspadai kejahatan siber.
Keempat, Digital Culture, yaitu membangun budaya digital berbasis nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.
Materi yang paling menarik perhatian siswa adalah pembahasan tentang Love Scamming atau penipuan berkedok asmara.
Tim Dinkominfo mengungkapkan bahwa di wilayah Banjarnegara tahun ini sudah ditemukan beberapa kasus yang menyasar remaja putri.
“Ciri-cirinya profil terlihat sempurna penuh drama, hubungan bergerak terlalu cepat, dan ujung-ujungnya selalu meminta uang atau memeras dengan foto pribadi. Jangan mudah terjebak. Jika ada masalah, jangan ragu melapor ke Dinsos PTPPA, melalui situs lapor.go.id, atau DM ke Instagram Dinkominfo,” katanya.
Kepala SMA Negeri 1 Wanadadi, Nita Ruliana, menyambut positif program tersebut. Ia berharap para siswa mampu memanfaatkan media sosial secara bijak untuk menunjang masa depan.
“Kalian tidak boleh lepas dari dunia digital, tapi harus tahu risikonya. Tugas kalian setelah ini adalah berbagi ilmu yang didapat hari ini kepada teman-teman sekelas lainnya,” kata Nita.
Antusiasme juga terlihat dari para siswa peserta kegiatan. Salah satunya, Kurniawan Aji Ramadan, mengaku memperoleh perspektif baru tentang fungsi internet.
“Internet bukan cuma buat hiburan, tapi sarana memperluas wawasan dan mencari peluang di perusahaan besar agar lebih siap menghadapi masa depan,” katanya.