
SERAYUNEWS-Sungai Serayu terlihat cokelat pekat pada Sabtu (24/1/2026) siang. Warga menduga bahwa keruhnya Sungai Serayu sebagai dampak dari banjir bandang di lereng Gunung Slamet. Tak hanya itu, selain Sungai Serayu terlihat cokelat pekat, ikan di Serayu pada teler. Ikan terlihat banyak yang menepi dan jadi buruan warga.
Warga tepi Sungai Serayu, yakni warga Desa Pegalongan Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas berburu ikan yang sudah teler tersebut. Warga berbondong-bondong membawa peralatan untuk mengambil ikan di Sungai Serayu yang terlihat pasrah ketika berenang.
Sebagian warga mendapatkan ikan khas Sungai Serayu yang sering disebut baceman. Bahkan beberapa di antaranya ada yang mendapatkan dengan ukuran yang cukup besar.
Rasyid (12), bocah setempat pun mendapatkan ikan dengan mudah. Sebab, ikan sudah terlihat teler di tepi Sungai Serayu, sehingga dengan mudah bisa didapatkan. “Lumayan mudah mendapatkannya,” katanya.
Diketahui, sebelum insiden di Sungai Serayu, lereng Gunung Slamet mengalami banjir bandang. Dua desa di Karangreja Purbalingga mengalami banjir bandang. Bahkan ratusan warga setempat mengungsi karena adanya banjir bandang.
Sementara di lereng Gunung Slamet area Banyumas, juga terdampak. Kawasan wisata alam Telaga Sunyi di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas sempat dipenuhi aliran air keruh bercampur lumpur, Sabtu (24/1/2026) dini hari.