
SERAYUNEWS – Kabupaten Banyumas kembali memanaskan sektor pariwisata melalui ajang sport tourism bergengsi, Purwokerto Half Marathon 2026. Event lari tahunan tersebut resmi diluncurkan pada Sabtu (07/03/2026).
Peluncuran ditandai dengan kegiatan NgabubuRun, yaitu lari santai bersama sambil menunggu waktu berbuka puasa.
Kegiatan ini sekaligus menandai dibukanya pendaftaran peserta yang dapat diakses melalui situs resmi www.unicones.id
Pada edisi tahun ini, panitia menyediakan tiga kategori lomba, yaitu 3K, 5K, dan 10K. Seluruh peserta akan memulai dan mengakhiri lomba di kawasan Menara Teratai Purwokerto.
Panitia menargetkan 6.000 peserta mengikuti Purwokerto Half Marathon 2026. Target ini dinilai realistis karena jumlah peserta terus meningkat setiap tahun.
Race Director, Roni Yuliananto Kurniawan, menyampaikan tren kenaikan peserta menjadi dasar optimisme panitia.
Menurutnya, pada tahun 2024 jumlah peserta mencapai 3.300 orang, kemudian meningkat menjadi 4.500 peserta pada 2025, dan tahun ini ditargetkan tembus 6.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia.
“Peningkatan jumlah peserta tentu akan kami ikuti dengan peningkatan kualitas dalam penyelenggaraannya. Kami tetap memprioritaskan keamanan dan kenyamanan rute, khususnya untuk kategori 21K dan 10K,” katanya, Sabtu (08/03/2026).
Purwokerto Half Marathon tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga diproyeksikan sebagai penggerak ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Banyumas mendorong event ini sebagai bagian dari strategi sport tourism yang dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal.
Kehadiran ribuan pelari dari berbagai daerah diperkirakan berdampak pada meningkatnya tingkat hunian hotel, pertumbuhan wisata kuliner, hingga penjualan produk UMKM Banyumas.
“Yang tahun lalu ada yang dari luar Jawa. Trus luar kota ada dari Surabaya, Jakarta, dan kota besar lainnya,” ujarnya.
Roni menjelaskan, semakin banyaknya peserta dari luar daerah juga dipengaruhi faktor aksesibilitas menuju Purwokerto yang semakin mudah.
Kota ini dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum, terutama kereta api, yang menjadi moda favorit para pelari dari luar kota.
Kemudahan akses tersebut menjadi salah satu alasan mengapa jumlah peserta terus meningkat dari tahun ke tahun.
Pada edisi 2026, panitia menyiapkan sejumlah inovasi untuk meningkatkan kemeriahan acara.
Salah satu yang paling menonjol adalah perluasan Cheering Zone di sepanjang rute lomba. Jika sebelumnya hanya melibatkan sekitar 20 sekolah, tahun ini masyarakat di sepanjang rute juga akan diajak ikut memberikan semangat kepada para pelari.
Kemeriahan acara juga akan terasa sejak Race Pack Collection hingga hari pelaksanaan lomba dengan berbagai hiburan yang disiapkan panitia.
“Purwokerto Half Marathon tahun ini akan dibuat lebih spektakuler, salah satunya didorong oleh lonjakan jumlah peserta yang signifikan,” kata Roni.