Senin, 4 Juli 2022

Tahapan Pemilu 20024 Dimulai, PDIP Cilacap Ingin Pertahankan Gelar

Pengurus dan kader DPC PDI Perjuangan Cilacap saat mengikuti Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita). Foto : Dok DPC PDI Perjuangan Cilacap.

Tahapan Pemilu 2024 telah mulai pada 14 Juni lalu. Sejumlah partai politik di Cilacap bersiap kembali memanaskan kendaraan untuk bersaing mendapatkan suara terbanyak. Seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menargetkan menang di Cilacap dan banyak mendapat kursi di Dewan. Pada Pemilu 2019 PDIP adalah pemenang di Kabupaten Cilacap.


Cilacap, serayunews.com

Ketua DPC PDI Perjuangan Taufik Nurhidayat mengatakan, pihaknya optimis partainya menang pada Pemilu 2024 mendatang. Namun Taufik  enggan menyebut target jumlah kursi pada pemilu yang rencananya pada 14 Februari 2024 itu.

Baca juga  Indeks Persaingan Usaha Jateng di Atas Rata-rata Nasional

“Besok tahun 2024 ada pertempuran demokrasi perebutan kursi mendapatkan kepercayaan masyarakat. Strategi rahasia, tapi targetnya menang,” ujar Taufik, Jumat (17/6/2022).

Selain mempersiapkan untuk verifikasi partai ke KPU, pihaknya juga sudah menyusun strategi untuk menang di Cilacap. Pihaknya juga mempersiapkan kader-kader partainya.

Untuk persiapan lainnya, DPC PDI Perjuangan juga mengoptimalkan pengkaderan melalui pendidikan politik. Terlebih pemerintah telah mengucurkan bantuan keuangan politik tahun 2022 ke sejumlah partai politik di Cilacap.

“Banpol yang semakin meningkat kita gunakan untuk, pendidikan kader, pendidikan politik. Supaya, PDI Perjuangan bisa melahirkan kader partai, yang diterima masyarakat umum untuk memimpin Kabupaten Cilacap,” katanya.

Baca juga  Cilacap PPKM Level 1, Kegiatan Belajar Mengajar Sudah Normal Lagi

Taufik menambahkan, penggunaan bantuan  keuangan parpol akan sesuai aturan, yakni 60 persen untuk pendidikan politik dan 40 persen untuk sekretariat.

“Supaya fungsi partai berjalan dengan semestinya, selain mendorong kadernya menjadi anggota DPRD, melahirkan kadernya menjadikan pemimpin, di tingkat kabupaten menjadi bupati semakin banyak,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada pemilu tahun 2019 lalu, PDI Perjuangan di Cilacap mendapat suara terbanyak dengan perolehan 10 kursi di DPRD, sedangkan dua partai besar lainnya ada di bawahnya dengan selisih dua kursi.

 

Berita Terkait

Berita Terkini