Selasa, 6 Desember 2022

Tak Mampu Perbaiki Rumah, Pedagang Cilok Ini Jadi Sasaran Program Bedah Rumah Layak Sehat Kilang Cilacap

PT Pertamina Kilang Internasional (KPI) RU IV Cilacap melalui program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) Perusahaan tahun 2022 memberikan bantuan bedah rumah tidak layak huni (RTLH) kepada Suryan (72) warga RT 02 RW 04 Kelurahan Gunungsimping, Cilacap di balai pertemuan Masjid Al Mubarokah, Rabu, (1/11/22). (dok PT KPI)

Suryan (72) warga RT 02 RW 04 Kelurahan Gunungsimping, Cilacap mendapat bantuan bedah rumah tidak layak huni (RTLH) dari PT Pertamina Kilang Internasional (KPI) RU IV Cilacap. Bantuan tersebut melalui program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) Perusahaan tahun 2022.


Cilacap, serayunews.com

Lelaki tua ini, tinggal di Gang Madura sejak tahun 1991. Kondisi rumahnya mengkhawatirkan, apalagi saat memasuki musim hujan. Dengan luas 8,5 x 7,5 meter, dinding rumah terbuat dari anyaman bambu yang berlapis kardus pada beberapa sisi. Atapnya pun nampak lapuk termakan usia,

“Musim hujan begini, rumah kami langganan bocor,” ucap Suryan.

Untuk menopang kehidupan sehari-hari, Suryan berjualan cilok, jajanan khas Sunda mirip bakso yang terbuat dari tepung tapioka.

“Saya dapat untung kira-kira Rp15 ribu per hari. Kadang untuk makan saja tidak cukup, Karena saya tinggal bersama istri, anak, menantu, dan dua cucu,” ungkapnya.

Atas inisiatif warga, kondisi rumah Suryan lalu diajukan sebagai penerima bantuan TJSL PT KPI RU IV Cilacap melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPPMK) yang mendapat persetujuan pihak Kelurahan Gunungsimping.

Simbolis penyerahan bantuan senilai Rp20 juta oleh Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU IV Cilacap, Cecep Supriyatna, kepada Camat Cilacap Tengah, Bambang Wijoseno. Lalu berlanjut langsung kepada penerima manfaat. Lurah Gunungsimping, Antoni Nugroho dan Ketua LPPMK Gunungsimping, Darwoto menyaksikan langsung prosesi tersebut yang berlangsung di balai pertemuan Masjid Al Mubarokah, Rabu, (1/11/22).

Komitmen

Cecep menjelaskan, peningkatan kualitas rumah tidak layak huni menjadi rumah layak sehat merupakan komitmen Pertamina. Selain itu merupakan keterikatan untuk terus mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDG’s).

Program ini mendukung penyempurnaan SDG’s, tujuan ke-3 agenda 2030 yang menekankan pada hak asasi manusia, agar diskriminasi tidak terjadi dalam penanggulangan kemiskinan di segala dimensi.

“Sebagai perusahaan energi kebanggaan bangsa, upaya ini menjadi bukti nyata semangat nasionalis perusahaan kami. Tahun ini ada 15 unit rumah yang kami bedah, harapannya menjadi semangat baru untuk bangkit dari keterpurukan,” kata Cecep.

Camat Cilacap Tengah, Bambang Wijoseno menyampaikan, bedah rumah merupakan salah satu cara pengentasan kemiskinan. Melalui kegiatan ini, harapannya dapat menggugah motivasi berbagi di kalangan warga sebagai bentuk stimulan ikut berpartisipasi membantu.

“Tidak hanya dalam bentuk material, namun semangat gotong royong dan kekeluargaan warga kami menjadi positif. Terima kasih Pertamina, semoga yang senasib dengan pak Suryan di Cilacap ini dapat turut terbantu,” harapnya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini