Senin, 4 Juli 2022

Tanggap Banjir Nusawungu, Pertamina Cilacap Salurkan Logistik untuk Dapur Umum

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) IV Cilacap, turun langsung ke lokasi bencana banjir di Kecamatan Nusawungu menyalurkan bantuan, Jumat (18/3/2022) sore lalu.

Merespon bencana banjir di sebagian wilayah Cilacap, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) IV Cilacap, turun langsung ke lokasi bencana di Kecamatan Nusawungu menyalurkan bantuan, Jumat (18/3/2022) sore lalu. Bantuan berupa logistik diserahkan, kepada tim dapur umum di Desa Banjareja dan Karang Sembung.


Cilacap, serayunews.com

Diawali di posko dapur umum Dusun Banjaran, Desa Banjareja, bantuan secara simbolis diserahkan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU IV Cilacap, Cecep Supriyatna, kepada Kepala Dusun Banjaran, Sugito.

“Selain faktor tingginya curah hujan, jebolnya tanggul di Desa Sumpiuh, Kabupaten Banyumas dan meluapnya sungai Ijo yang berbatasan dengan dusun ini, membuat luapan air semakin tak terbendung,” kata Sugito.

Baca juga  Beli Pertalite, Solar, dan LPG Harus Pakai MyPertamina? Begini Penjelasannya 

Lebih lanjut, kata Sugito, 4 dusun terdampak di Desa Banjareja dan banjir menggenangi 255 rumah warga.

“Ada 2 rumah rusak dan 140 hektar sawah siap panen mengalami kerugian karena terendam air. Untuk itu, sejak Jumat siang kami membuka posko dapur umum ini dan alhamdulillah bertepatan Pertamina Cilacap menyerahkan bantuan logistik dapur umum. Terimakasih Pertamina,” imbuhnya.

Dari Banjareja, tim PT KPI RU IV Cilacap Peduli, bergerak ke posko dapur umum berikutnya di Balai Desa Karang Sembung, sekitar 30 menit dari posko dapur umum Desa Banjareja. Sepanjang perjalanan, terlihat banjir merendam areal persawahan dan rumah-rumah warga, bahkan komplek pemakaman umum.

Di posko dapur umum Balai Desa Karang Sembung yang juga terendam air sekitar 30 cm, bantuan diterima langsung oleh Kades, Tarman. Pihaknya juga sudah menyuplai kebutuhan makan siang sejumlah 1.680 paket untuk warga terdampak.

Baca juga  Antisipasi Penyebaran PMK di Cilacap, Pasar Hewan Tetap Buka Tapi Sapi Jawa Timur Dilarang Masuk

“Total ada 980 kepala keluarga terdampak. Sebenarnya pada Rabu (16/3/2022) air mulai surut, namun hujan deras yang kembali terjadi Kamis malam (17/3/2022) membuat debit air naik lagi,” jelasnya.

Tarman mengapresiasi kepedulian PT KPI RU IV Cilacap yang menyalurkan bantuan kebutuhan dapur umum.

“Terimakasih Pertamina Cilacap yang dengan sukarela menerobos banjir di wilayah kami membawa bantuan logistik. Bantuan ini sangat penting dan bermanfaat,” ungkapnya.

Ditambahkan selain berdampak pada permukiman warga, banjir juga menyebabkan puso (gagal panen) padi pada lahan seluas 76 hektar di Desa Karang Sembung dengan kisaran 125 ton gabah basah.

“Setelah banjir tahun 1985 silam, banjir kali ini termasuk yang paling parah melanda Desa Karang Sembung,” ucap Tarman.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU IV Cilacap, Cecep Supriyatna menyatakan, bantuan ini sebagai wujud kepedulian dan respon cepat perusahaan atas musibah yang menimpa masyarakat.

Baca juga  Beli Minyak Goreng Curah di Cilacap Harus Pakai PeduliLindungi, Mulai Kapan?

“Sebagai bagian dari masyarakat Cilacap, kami memiliki tanggung jawab sosial termasuk ikut membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir,” ujarnya.

Lebih lanjut, bantuan difokuskan untuk menyuplai dapur umum yang menyediakan kebutuhan pangan warga terdampak.

“Dalam kondisi ini kebutuhan pangan tetap harus memperhatikan nilai gizi, maka kami menyalurkan bantuan untuk dapur umum dari sayur mayur, bumbu dapur sampai menu sehat siap dimasak seperti daging ayam dan ikan. Semoga bermanfaat dan banjir segera surut,” imbuh Cecep.

Sementara bantuan yang diberikan untuk masing-masing tim dapur umum berupa 2 peti telor ayam, 5 kg bawang merah, 5 kg bawang putih, 1 ball garam halus, 3 kg gula merah, 10 kg gula pasir, 1 karton minyak goreng, 10 kg daging ayam, 15 kg ikan segar, tahu, tempe, aneka sayur mayur dan bumbu dapur.

Editor :Dedy Engky

Berita Terkait

Berita Terkini