SERAYUNEWS- Saat Lebaran, penggunaan listrik biasanya akan lebih meningkat dari pada biasanya.
Dengan peningkatan penggunaan listrik, tentu juga sangat berpengaruh dengan uang untuk kebutuhan listrik.
Lalu, bagaimana dengan tarif listrik terbaru pada Bulan April 2025? Apakah masih ada diskon 50 Persen, seperti pada Bulan Januari dan Februari lalu?
Pemerintah Indonesia memastikan bahwa tarif listrik untuk periode April hingga Juni 2025 tidak mengalami kenaikan. Keputusan ini menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa tarif tenaga listrik triwulan II tahun 2025 tetap sama dengan tarif periode triwulan I tahun 2025.
Penetapan ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero).
Sebelumnya, pemerintah memberikan diskon 50 persen untuk biaya listrik bagi pelanggan rumah tangga dengan daya hingga 2.200 VA selama periode Januari hingga Februari 2025.
Program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi.
Namun, diskon tersebut berakhir pada 28 Februari 2025, dan sejak 1 Maret 2025, tarif listrik kembali normal sesuai ketetapan yang berlaku.
Masyarakat sebaiknya tidak mempercayai informasi yang menyebutkan perpanjangan diskon tarif listrik 50 persen hingga April 2025, karena informasi tersebut tidak benar.
Untuk informasi resmi terkait tarif listrik dan program lainnya, pelanggan dapat mengakses situs resmi PLN atau menghubungi layanan pelanggan PLN.
2. Bisnis
Lebaran sering kali menyebabkan peningkatan konsumsi listrik, terutama karena penggunaan peralatan elektronik dan listrik yang lebih intensif.
Berikut beberapa tips untuk menghemat listrik selama momen Lebaran.
Dengan tarif listrik yang tetap dan berakhirnya program diskon, masyarakat dapat mengelola konsumsi listrik dengan bijak untuk menjaga efisiensi energi serta pengeluaran rumah tangga.***