
SERAYUNEWS – Kekalahan Real Madrid dari Barcelona pada partai final Piala Super Spanyol menjadi titik balik nasib Xabi Alonso. Manajemen Los Blancos langsung mengambil keputusan tegas dengan memecat Alonso dari kursi manajer dan menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pengganti, Senin (12/1/2026) WIB.
Keputusan tersebut sontak mengejutkan publik sepakbola. Pasalnya, dalam lima laga sebelum final Piala Super Spanyol, Real Madrid di bawah arahan Xabi Alonso tercatat tidak pernah menelan kekalahan. Bahkan, Madrid sukses menyingkirkan Atlético Madrid dengan skor 2-1 pada semifinal Piala Super Spanyol, serta berpesta gol saat menggulung Real Betis 5-1 di La Liga.
Namun demikian, secara keseluruhan manajemen Real Madrid dinilai sudah mulai kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan Xabi Alonso untuk membawa Los Blancos melaju lebih jauh. Meski pada musim 2025/2026 banyak pakar menilai performa Madrid sebenarnya tidak buruk, badai cedera yang melanda sektor pertahanan membuat Alonso dianggap belum mampu menerapkan skema terbaiknya secara konsisten.
Selain faktor teknis, isu lain juga mencuat ke permukaan. Alonso disebut-sebut kesulitan menguasai ruang ganti Real Madrid yang dihuni banyak pemain bintang. Bahkan, pelatih asal Spanyol itu dikabarkan sempat bersitegang dengan sejumlah nama besar seperti Jude Bellingham, Vinícius Júnior, hingga Rodrygo Goes.
Padahal, menurut pundit sepakbola Indonesia Justinus Lhaksana atau Coach Justin, Xabi Alonso merupakan pelatih berkualitas. Dalam beberapa podcast, Coach Justin menilai Alonso sukses membangun reputasi saat menangani Bayer 04 Leverkusen, yang kemudian membuatnya direkrut Real Madrid pada tahun 2025.
Namun, rangkaian cedera yang menimpa para pemain belakang Madrid membuat rencana taktis Alonso kerap tidak berjalan maksimal. Akibatnya, Real Madrid beberapa kali kesulitan meraih hasil optimal dalam laga-laga krusial, baik di kompetisi Liga Spanyol maupun Liga Champions.
Pasca pemecatan Xabi Alonso, manajemen Real Madrid bergerak cepat dengan menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pelatih anyar. Arbeloa sebelumnya menangani tim cadangan Real Madrid, Castilla.
Mantan pemain Manchester United tersebut mengakhiri karier profesionalnya pada tahun 2017, sebelum beralih ke dunia kepelatihan. Arbeloa sempat menukangi Real Madrid U-19 pada periode 2020–2025, hingga akhirnya dipercaya menangani Castilla pada tahun 2025. Melihat potensinya, manajemen Real Madrid kini memberinya kesempatan naik kelas sebagai pelatih tim utama.