Sabtu, 25 Maret 2023

Terungkap, Ternyata Supriyatin Tega Habisi Nyawa Pamannya, Karena Bunuh Kucing Kesayangannya

Pelaku pembunuhan mayat di sungai serayu maos Cilacap
Terduga pelaku pembunuhan (baju kuning) tengah menjalani pra rekontruksi di Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (21/1/2023). (Shandi Yanuar/Serayunews)

Supriyatin (43), wanita warga Desa Sokaraja Wetan, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, nekat menghabisi nyawa pamannya yang bernama Hudi (70). Hudi juga merupakan warga Desa Sokaraja Wetan. Pembunuhan karena Supriyatin kesal Hudi membunuh kucing kesayangannya.


Banyumas, serayunews.com

Kepada anggota Sat Reskrim Polresta Banyumas, Supriyatin mengungkapkan, sebelum dirinya membunuh korban, terlebih dahulu mendapati kabar. Kabar itu adalah bahwa sang paman menganiaya kucing kesayangan Supriyatin hingga mati.

“Dari keterangan terduga tersangka ini, korban menganiaya kucing jenis Anggora kesayangannya . Menganiaya hingga mati,” kata Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Edy Suranta Sitepu melalui Kasat Reskrim, Kompol Agus Supriadi S, Sabtu (21/1/2023).

Agus menambahkan, selain karena penganiayaan kucing, tersangka juga mengaku sang paman mencuri handphone miliknya. Kemudian,  tersangka sempat mengalami pecehan seksual.

“Pembunuhannya itu terjadi hari Sabtu kemarin, saat itu dari pengakuan tersangka dia hendak diperkosa oleh pamannya. Spontan langsung mengambil bambu dan memukulnya hingga meninggal,” ujarnya.

Meski demikian, polisi tidak serta merta menerima pernyataan dari terduga pelaku. Sehingga anggota Sat Reskrim Polresta Banyumas, masih akan terus mendalami kasus tersebut.

“Kami masih lakukan penyelidikan lebih lanjut. Kalau sampai saat ini, kami belum dapat menyimpulkan itu pembunuhan berencana atau tidak,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini