SERAYUNEWS – Ketupat merupakan hidangan khas Lebaran yang biasanya dinikmati bersama rendang, opor ayam, dan sambal goreng kentang.
Proses pembuatannya melibatkan janur atau daun kelapa muda yang dibentuk menjadi persegi empat, diisi dengan beras, dan kemudian direbus hingga matang.
Namun, tidak jarang banyak yang mengalami kesulitan dalam membuat ketupat, sehingga hasilnya bisa keras, terlalu padat, atau bahkan cepat basi.
Di sisi lain, ada juga yang menghasilkan ketupat yang terlalu lembek dan kurang matang.
Untuk mendapatkan ketupat yang pulen, matang sempurna, dan tahan lama, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat memasaknya.
Berikut ini adalah teknik dan trik untuk membuat ketupat yang lezat.
– 600 gram beras (atau sesuai kebutuhan)
– Janur atau daun kelapa muda
– Air secukupnya
– Daun pandan
– Garam secukupnya
Selain mempelajari teknik memasak yang tepat, berikut adalah beberapa tips untuk membuat ketupat pulen dan tahan lama.
Kualitas ketupat sangat dipengaruhi oleh jenis beras yang digunakan. Pilihlah beras yang pulen agar ketupat menjadi padat dan lembut.
Sebaliknya, jika menggunakan beras pera, tekstur ketupat cenderung keras dan tidak padat.
Isi beras dalam kulit ketupat hanya hingga ¾ bagian. Menyisakan ruang di dalam ketupat sangat penting agar dapat mengembang dengan baik.
Mengisi beras hingga penuh dapat menyebabkan ketupat menjadi keras dan tidak matang merata, sementara jika terlalu sedikit, ketupat bisa menjadi lembek.
Memasak ketupat umumnya memerlukan waktu berjam-jam, yang sering kali membuat penggunaan gas menjadi boros. Namun, ada teknik merebus yang lebih efisien, yaitu metode 20-30-20-30.
Caranya, rebus ketupat yang sudah berisi beras dalam air mendidih dengan api sedang selama 20 menit.
Matikan api dan biarkan selama 30 menit. Selanjutnya, rebus kembali ketupat selama 20 menit dengan api sedang, lalu diamkan lagi selama 30 menit.
Dengan teknik ini, total waktu perebusan hanya 40 menit, plus 60 menit waktu diam. Pastikan tutup panci tidak terbuka selama proses pendiaman.
Saat melanjutkan perebusan ketupat, periksa volume air rebusan. Apabila air berkurang secara signifikan, tambahkan air panas.
Sangat penting untuk tidak menambahkan air dingin atau air suhu ruang, karena hal itu akan mengganggu proses memasak dan membuat ketupat lebih mudah basi.
Sebelum mengangkat dan meniriskan ketupat, pastikan untuk memeriksa kematangannya.
Caranya dengan mengangkat salah satu ketupat dan menekan permukaan. Ketupat yang matang akan memiliki tekstur padat.
Selain cara memasak, penyimpanan ketupat matang juga penting. Gantung ketupat agar mendapatkan sirkulasi udara yang baik, sehingga ketupat dapat kering dan awet hingga tiga hari.
Saat hendak menyantap, ketupat bisa dipanaskan kembali dengan menggunakan rice cooker atau dikukus selama 30 menit.
Cara ini akan membuat ketupat kembali empuk dan nikmat bersama opor, rendang, atau sambal goreng kentang.
Selamat mencoba membuat ketupat! Semoga hasilnya menjadi hidangan yang lezat untuk menemani momen spesial Anda.***