
SERAYUNEWS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Sidamukti, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, mulai difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Melalui program tersebut, pemerintah bersama TNI menargetkan peningkatan kualitas akses transportasi yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak warga.
TMMD yang resmi dibuka Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Selasa (10/2/2026), menitikberatkan pada pembangunan rabat beton sepanjang 805 meter dengan lebar 3 meter.
Selain itu, program ini juga mencakup perkerasan jalan sepanjang 114 meter dengan lebar 3 meter serta pembangunan talud sepanjang 40 meter untuk memperkuat struktur jalan dan mencegah potensi longsor.
Pembangunan infrastruktur desa merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan wilayah. Menurutnya, kondisi akses jalan yang baik akan mempermudah mobilitas warga sekaligus membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi.
“Hasil TMMD diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses transportasi, efisiensi aktivitas ekonomi, serta peningkatan kualitas hidup dan kesehatan warga,” ujar Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Selain itu, pembangunan talud menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan infrastruktur jalan, terutama menghadapi potensi kerusakan akibat cuaca ekstrem. Dengan penguatan struktur jalan tersebut, pemerintah berharap akses transportasi desa dapat bertahan lebih lama dan aman digunakan masyarakat.
Program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, TNI, serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga diisi berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program nonfisik. Kegiatan tersebut meliputi pelayanan pengobatan gratis, pelayanan keluarga berencana, Posyandu lansia, perpustakaan keliling, pelayanan administrasi kependudukan, hingga penyuluhan pencegahan stunting dan bahaya narkoba.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pelatihan kewirausahaan serta penguatan sektor UMKM guna meningkatkan kemandirian ekonomi warga.
Syamsul berharap pelaksanaan TMMD yang bertepatan dengan bulan Syakban dan menjelang Ramadan tidak mengurangi semangat gotong royong masyarakat. Ia menilai kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Pembukaan TMMD ditandai dengan penandatanganan program kegiatan oleh Bupati Cilacap bersama Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Azis serta pemukulan gong oleh Wakil Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya.
Pemerintah daerah berharap program TMMD dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.