
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS – Dua pelajar Banjarnegara berhasil membawa nama daerah menembus panggung Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Dua Paskibraka ini bertemu bupati usai menjalankan tugasnya dalam peringatan HUT RI ke 81 di Jawa Tengah.
Dua pelajar ini dalah Zulfikar Al Habsy, siswa SMA Negeri 1 Banjarnegara, dan Sintiya Sahilatul Muna, siswi SMA Negeri 1 Karangkobar. Keduanya menjadi bagian dari Paskibraka Jawa Tengah setelah berhasil melewati proses seleksi dan pelatihan yang tidak ringan.
Perjuangan keduanya mendapat apresiasi langsung dari Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana. Zulfikar dan Sintiya diterima Bupati di Peringgitan Rumah Dinas Bupati Banjarnegara, Rabu (2/9/2026) malam.
Keduanya hadir bersama kedua orang tua, kepala sekolah, serta Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banjarnegara.
Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana mengatakan, keberhasilan tersebut sebagai prestasi yang membanggakan sekaligus membawa harum nama Banjarnegara.
“Saya menyampaikan terima kasih atas perjuangan yang luar biasa. Terpilih menjadi Paskibraka Jawa Tengah merupakan prestasi yang membanggakan dan membawa nama Banjarnegara. Sebelumnya, tidak banyak yang bisa lolos sampai tingkat provinsi, sehingga ini menjadi kebanggaan kita bersama,” kata Bupati.
Menurutnya, perjuangan menjadi Paskibraka bukanlah perkara mudah. Latihan fisik, kedisiplinan, mental, kekompakan dan tanggung jawab menjadi pengalaman berharga yang akan membentuk karakter keduanya.
“Pengalaman ini sangat mahal karena tidak semua orang bisa mendapatkannya. Saya yakin perjuangan dan latihan yang dijalani akan membawa kebaikan untuk masa depan,” ujarnya.
Bupati berharap keberhasilan Zulfikar dan Sintiya tidak berhenti sebagai sebuah prestasi pribadi. Keduanya diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Banjarnegara untuk berani bermimpi dan berkompetisi lebih tinggi.
“Mudah-mudahan bisa menginspirasi adik-adik berikutnya untuk terus berjuang membanggakan Kabupaten Banjarnegara. Prestasi yang telah dicapai adalah tangga menuju kesuksesan, bukan alasan untuk sombong atau takabur. Gantungkan cita-cita setinggi langit,” katanya.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banjarnegara Izak Danial Aloys mengatakan, keberhasilan dua pelajar tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah daerah.
“Tahun 2026 ini untuk pertama kalinya dua Paskibraka Banjarnegara masuk di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Ini merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi kita semua,” ujarnya.
Menurut Izak, capaian tersebut sekaligus menjadi tantangan untuk meningkatkan pembinaan generasi muda di Banjarnegara.
“Harapan kami tahun depan lebih banyak lagi Paskibraka Banjarnegara yang tampil di tingkat Provinsi Jawa Tengah, bahkan bisa sampai tingkat nasional,” katanya.
Ia optimistis prestasi Zulfikar dan Sintiya dapat menjadi pemantik semangat pelajar lainnya untuk mengikuti jejak mereka.
Bagi Zulfikar Al Habsy, menjadi Paskibraka Jawa Tengah merupakan pengalaman yang tidak akan terlupakan.
“Alhamdulillah, suatu kebanggaan dan kehormatan bisa menjalani perjuangan ini dengan baik dalam pengibaran bendera Merah Putih di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Semoga ilmu yang diberikan bisa kami manfaatkan dan bermanfaat bagi masyarakat Banjarnegara,” katanya.
Sementara Sintiya Sahilatul Muna merasa bahagia sekaligus tidak menyangka mendapat kesempatan lebih besar dari yang dibayangkan. Ia dipercaya menjadi Bunga Baki dalam tugas Paskibraka tingkat Jawa Tengah.
“Perasaan saya sangat senang bisa masuk Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Tengah dan menjadi Bunga Baki. Awalnya saya kira hanya menjadi Pasukan 17, tetapi alhamdulillah saya mendapat kesempatan menjadi Bunga Baki. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” katanya.
Keberhasilan kedua pelajar tersebut juga menjadi kebahagiaan bagi keluarga. Tabah Setiadi, ayah Zulfikar Al Habsy, berharap prestasi yang diraih putranya menjadi awal untuk melangkah lebih jauh. “Saya berharap ke depan Zulfikar bisa menjadi lebih baik lagi, terus berprestasi dan kalau ada kesempatan bisa masuk sampai tingkat nasional,” katanya.
Sementara Sarmad, ayah Sintiya Sahilatul Muna, berharap pengalaman Paskibraka mampu menjadikan putrinya pribadi yang semakin baik dan membanggakan keluarga. “Semoga ke depan menjadi anak yang baik, membanggakan kedua orang tua dan cita-citanya dapat tercapai,” katanya.